This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sambangi Penyidik Kejari Aktivis Minta Oknum Dewan JR di Periksa



Muara Enim --
InformasiPers my. Id. 
Aktivis meminta penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri Muara Enim memprioritaskan laporan pemeriksaan Proyek pokir oknum Anggota DPRD kabupaten Muara Enim inisial JR. 

Bukan tampa alasan isu proyek Pokir ini telah meresahkan dan menjadi perhatian publik secara luas. Yang semakin meresahkan lagi  perusahaan perusahaan luar kabupaten Muara Enim acap kali memenangkan proyek tender maupun proyek penunjukan langsung belebel Pokir. 

Ekonomi berjalan di tempat, pajak mengalir ke tempat lain, perputaran mata uang tidak signifikan, unit Pokja maupun dinas terkait merasa tertekan mengikuti kehendak yang paling menyakitkan jika pelakunya oknum Anggota Dewan sebuah lembaga pengawasan. 
Diterangkanya kepada Awak media jika dirinya menyambangi penyidik Kejari Muara Enim 
jum'at ( 06 -- 02 -- 2026 ) 

dan di Terima dengan  baik oleh dua penyidik Pidsus Kejari Muara Enim " Maksud tujuan saya yang paling pokok adalah menjelaskan secara lisan terkait laporan proyek Pokir oknum JR anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, agar mudah di pahami oleh penyidik modus yang di lakukan oleh terlapor dalam menjalankan aksinya " Terangnya. 

Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan kerjasama yang baik pihak penyidik kejari Muara Enim, dirinya berharap laporan tersebut dapat sampai ke meja hijau sebagai bentuk tanggung jawab moril bersama karena isu yang kian meresahkan di kalangan masyarakat " Terima kasih sambutannya , tuntaskan sampai ke meja hijau " sambungnya. 

Selain oknum JR dirinya menyampaikan ke depan akan melaporkan Proyek Pokir oknum  DPRD lain, sesuai standar operasional pemeriksaan laporan tersebut akan di kawal sampai tuntas. 

Seperti di beritakan sebelumnya proyek Pokir oknum JR Anggota DPRD kabupaten Muara Enim dengan dugaan penyalahgunaan jabatan dan wewenang, tekanan memenangkan proyek pokir dan dugaan aliran fee proyek.
Share:

Dua Insiden Maut Di Area Operasional PTBA.


Tanjung Enim --
InformasiPers  my. Id. 
Dua insiden maut di area operasional PT Bukit Asam (PTBA), Site Bangko Tengah, Kabupaten Muara Enim. Dalam waktu berdekatan, dua pekerja dari perusahaan mitra PTBA dilaporkan meninggal dunia. 

Insiden pertama menimpa seorang karyawan setingkat manajer PT Putra Perkasa Abadi (PPA), perusahaan jasa pertambangan. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam mess karyawan di Site Bangko Tengah pada Sabtu (31/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tak bernyawa di kamar mandi mess tempatnya menginap. Salah satu sumber internal PPA menyebutkan, dugaan awal korban terjatuh di kamar mandi.
“Informasinya korban ditemukan di kamar mandi mess. Dugaan awal terjatuh,” ujar seorang karyawan PPA yang enggan disebutkan namanya.
Sumber tersebut juga mengungkapkan, korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung. Korban diketahui baru ditempatkan di Site Bangko Tengah setelah sebelumnya bekerja di Kalimantan.

“Kalau informasinya ada riwayat penyakit jantung. Tapi kami juga tidak tahu pasti,” katanya.

Insiden kedua terjadi di area change shift Le Mans Pit SJS, Site Bangko Tengah. Seorang operator PT Pama Persada Nusantara berinisial WN meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang melibatkan dua unit truk Heavy Duty (HD) pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dua unit yang terlibat yakni HD 5195 yang dikemudikan PE dan HD 5211 yang dioperasikan korban. Berdasarkan informasi awal, HD 5195 bergerak dari sisi kiri HD 5211. Saat bersamaan, unit tersebut diduga mengalami selip hingga menabrak HD 5211

Nahas, ketika kejadian berlangsung, korban diketahui berada di luar kabin kendaraan. Korban mengalami cedera serius dan sempat mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (1/2/2026).

Di kutif dari Rmolsumsel Kapolres Muara Enim melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan kerja di area pertambangan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Kembali di kutif dari Rmolsumsel bahwa Rangkaian insiden ini memantik sorotan dari kalangan aktivis buruh dan pemerhati lingkungan. Ketua KSBSI Sumsel, Ali Hanafiah, menilai kematian pekerja di sektor tambang tidak bisa dipandang sebagai musibah semata.
“Ini harus diusut tuntas. Apakah murni sakit atau ada faktor lain, termasuk beban kerja dan penerapan K3,” tegasnya, Senin (2/2/2026)

Sorotan juga datang dari kalangan akademisi dan pengamat kebijakan. Direktur Pusat Studi Kebijakan dan Politik (PSKP), Ade Indra Chaniago, menilai rentetan insiden maut di kawasan tambang tidak lepas dari lemahnya peran negara dalam pengawasan sektor pertambangan Pertanyaannya, seberapa rutin pengawasan dilakukan? Seberapa tegas sanksi dijatuhkan?” katanya.

Ade juga mengkritik minimnya transparansi hasil investigasi kecelakaan kerja di sektor tambang. Menurutnya, banyak kasus berhenti tanpa kejelasan dan tidak menghasilkan perbaikan sistem.

“Tanpa keterbukaan dan penegakan hukum yang tegas, insiden seperti ini hanya akan dianggap risiko biasa. Padahal yang dipertaruhkan adalah nyawa manusia. Negara harus hadir secara nyata, bukan reaktif setelah korban berjatuhan,” pungkasnya.

Sementara itu Humas PTBA di konfirmasi melalui pesan Whats App mengatakan.... Dua Insiden Maut Di Area Operasional PTBA. 

Tanjung Enim. 

Dua insiden maut di area operasional PT Bukit Asam (PTBA), Site Bangko Tengah, Kabupaten Muara Enim. Dalam waktu berdekatan, dua pekerja dari perusahaan mitra PTBA dilaporkan meninggal dunia. 

Insiden pertama menimpa seorang karyawan setingkat manajer PT Putra Perkasa Abadi (PPA), perusahaan jasa pertambangan. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam mess karyawan di Site Bangko Tengah pada Sabtu (31/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tak bernyawa di kamar mandi mess tempatnya menginap. Salah satu sumber internal PPA menyebutkan, dugaan awal korban terjatuh di kamar mandi.
“Informasinya korban ditemukan di kamar mandi mess. Dugaan awal terjatuh,” ujar seorang karyawan PPA yang enggan disebutkan namanya.
Sumber tersebut juga mengungkapkan, korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung. Korban diketahui baru ditempatkan di Site Bangko Tengah setelah sebelumnya bekerja di Kalimantan.

“Kalau informasinya ada riwayat penyakit jantung. Tapi kami juga tidak tahu pasti,” katanya.

Insiden kedua terjadi di area change shift Le Mans Pit SJS, Site Bangko Tengah. Seorang operator PT Pama Persada Nusantara berinisial WN meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang melibatkan dua unit truk Heavy Duty (HD) pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dua unit yang terlibat yakni HD 5195 yang dikemudikan PE dan HD 5211 yang dioperasikan korban. Berdasarkan informasi awal, HD 5195 bergerak dari sisi kiri HD 5211. Saat bersamaan, unit tersebut diduga mengalami selip hingga menabrak HD 5211

Nahas, ketika kejadian berlangsung, korban diketahui berada di luar kabin kendaraan. Korban mengalami cedera serius dan sempat mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (1/2/2026).

Di kutif dari Rmolsumsel Kapolres Muara Enim melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan kerja di area pertambangan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Kembali di kutif dari Rmolsumsel bahwa Rangkaian insiden ini memantik sorotan dari kalangan aktivis buruh dan pemerhati lingkungan. Ketua KSBSI Sumsel, Ali Hanafiah, menilai kematian pekerja di sektor tambang tidak bisa dipandang sebagai musibah semata.
“Ini harus diusut tuntas. Apakah murni sakit atau ada faktor lain, termasuk beban kerja dan penerapan K3,” tegasnya, Senin (2/2/2026)

Sorotan juga datang dari kalangan akademisi dan pengamat kebijakan. Direktur Pusat Studi Kebijakan dan Politik (PSKP), Ade Indra Chaniago, menilai rentetan insiden maut di kawasan tambang tidak lepas dari lemahnya peran negara dalam pengawasan sektor pertambangan Pertanyaannya, seberapa rutin pengawasan dilakukan? Seberapa tegas sanksi dijatuhkan?” katanya.

Ade juga mengkritik minimnya transparansi hasil investigasi kecelakaan kerja di sektor tambang. Menurutnya, banyak kasus berhenti tanpa kejelasan dan tidak menghasilkan perbaikan sistem.

“Tanpa keterbukaan dan penegakan hukum yang tegas, insiden seperti ini hanya akan dianggap risiko biasa. Padahal yang dipertaruhkan adalah nyawa manusia. Negara harus hadir secara nyata, bukan reaktif setelah korban berjatuhan,” pungkasnya.

Sementara itu Humas PTBA di konfirmasi melalui pesan WhatsApp Contreng Biru, anya di baca saja (mengabaikan) untuk sementara tidak ada Respon. 
Share:

Kembali mencuat Di Duga Penyelewengan Dana APBD SPAM Desa Sigam Kecamatan Gelumbang Di Pertanyakan.

MUARAENIM --
InformasiPers. My. Id. 
Dugaan Penyelewengan Dana APBD Kabupaten Muara Enim Kembali Mencuat Kali Ini Proyek Rehab Sistem Penyediaan Air Minun (SPAM) Jaringan Perpipaan Di Desa Sigam Kecamatan Gelumbang, bagaimana tidak Banyak material yang tidak di ganti seperti pintu. Minggu  ( 01 - 01 - 2026 ) 
Hal ini di kehahui awak media ini lantaran informasi dari Salah satu warga desa sigam yang tidak mau mengungkapkan namanya yang berada di lokasi pekerjaan ini  yang mana mengungkapkan
"Proyek ini baru selesai kurang lebih satu bulan, namun dengan anggaran demikian, pintu pun tidak di ganti, selain pintu cat pun ala kadarnya, dan juga plaster cuma di colat colet be,''

"Kami berterima kasih kepada pemerintah kabupaten muara enim yang telah merealisasikan bangunan ini, namun kami ingin apapun bangunan di desa kami di kerjakan sebaik mungkin supaya bisa tahan lama" Pungkasnya

Setelah di lakukan penelusuran siapa kontraktor/pemborong yang mengerjakan hingga saat ini belum diketahui. Namun awak media ini mencoba mengkonfirmasi pihak CV Cahaya Alam Purnama Astomo Melalui Via whatsapp yang mana mengungkapkan, "
"Itu kawan minjam Cv"  Ujarnya

Saat di singgung siapa pemborong guna untuk mendapat berita berimbang langsung dengan pemborong yang mengerjakan, Pihak Cv hanya Mengatakan

"Sedang di tempah minggu depan di pasang. 
Dan  yo agek di benari"  Pungkasnya

Hingga berita ini di terbitkan awak media ini masih melakukan penelusuran guna untuk mengetahui siapa yang mengerja kan proyek tersebut. 
Share:

INDONESIA

BERITA INDONESIA

BREAKING NEWS