This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pembangunan Flyover 104 Gunung Megang Luar.Capai Kesepakatan,Warga Dulung Penuh Proyek Strategis.



Muara Enim –
InformasiPers.my.id.(20 -- 05 -- 2026)
Upaya membangun komunikasi yang konstruktif antara masyarakat terdampak dengan pihak terkait dalam rencana pembangunan Flyover 104 Gunung Megang Luar berlangsung secara humanis, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan mediasi dan komunikasi tali asih terhadap masyarakat terdampak pembangunan Flyover 104 tersebut yang dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Kepala Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai pada pukul 14.00 WIB.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur strategis, di antaranya Assisten Manager Penertiban dan Penanganan Aset Bermasalah M. Rahmat Hidayat, Team Leader Penjagaan Aset Widhi Satya Nugraha, unsur pengamanan Aswan, Kuasa Hukum KAI Talbi Munandar, Kepala Desa Gunung Megang Luar Arpawi beserta Sekretaris Desa, Ketua BPD Gunung Megang Luar Deni, Ketua Forum Masyarakat Kabul Jaya Prue dan Sekitarnya Sardani, SH, Sekretaris Forum Syamsuryadi, Bendahara Forum Ratu Rahmi, ST, serta masyarakat yang terdampak langsung oleh pembangunan Flyover 104 Gunung Megang Luar.

Suasana mediasi berlangsung kondusif dengan pendekatan dialogis yang mengedepankan asas kekeluargaan. Setiap warga diberikan ruang komunikasi secara langsung dan bergantian di ruang Kepala Desa guna menyampaikan aspirasi, harapan, serta berbagai masukan terkait rencana pembangunan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Gunung Megang Luar, Arpawi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membangun komunikasi secara baik demi terciptanya kesepahaman bersama.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Forum Masyarakat Desa Kabul Jaya Prue yang telah menjembatani aspirasi warga, serta terima kasih kepada pihak KAI yang telah menerima dan mendengarkan seluruh penyampaian masyarakat kami. Kami berharap masyarakat dapat mendukung pembangunan flyover ini karena akan memberikan dampak positif, mulai dari mengurangi kemacetan hingga mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pelibatan tenaga kerja lokal, khususnya warga yang terdampak langsung,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil mediasi yang telah melalui beberapa kali pertemuan akhirnya menghasilkan kesepakatan menyeluruh terkait nilai ganti rugi berdasarkan kajian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang disampaikan pihak KAI.

“Alhamdulillah, hasil mediasi hari ini menunjukkan bahwa masyarakat telah menyetujui dan sepakat terhadap nilai hasil kajian KJPP. Semoga hasil ini dapat memberikan manfaat dan solusi terbaik bagi seluruh warga terdampak,” tambahnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum KAI, Talbi Munandar, menyampaikan apresiasi atas sikap kooperatif masyarakat serta dukungan Pemerintah Desa dan Forum Masyarakat yang telah memfasilitasi proses mediasi secara baik.

“Kami dari tim kuasa hukum dan pihak KAI mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa, Forum Masyarakat, serta seluruh warga yang telah memberikan respon positif dan suasana yang kondusif selama proses mediasi berlangsung. Hasil yang dicapai hari ini sangat memuaskan,” ungkap Talbi Munandar.

Ia juga menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait pelibatan tenaga kerja lokal dalam pembangunan Flyover 104 akan menjadi perhatian serius pihaknya.

“Terkait nota kesepahaman atau rekomendasi pemberdayaan masyarakat lokal dalam pekerjaan pembangunan flyover ini, kami akan menyampaikan rekomendasi tersebut kepada pihak pelaksana pekerjaan. Kami melihat langsung kondisi sosial masyarakat Desa Gunung Megang Luar, sehingga harapan masyarakat agar dilibatkan dalam proses pembangunan tentu menjadi perhatian penting,” jelasnya.

Lebih lanjut, Talbi berharap pembangunan Flyover 104 Gunung Megang Luar dapat berjalan tertib, aman, dan lancar hingga selesai, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Di kesempatan yang sama, Ketua Forum Masyarakat Kabul Jaya Prue dan Sekitarnya, Sardani, SH, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pembangunan flyover tersebut selama tetap mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal.

“Kami berharap pembangunan Flyover 104 Gunung Megang Luar berjalan dengan baik dan lancar serta mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Kami juga berharap adanya kerja sama dan rekomendasi resmi agar tenaga kerja maupun pengusaha lokal dapat dilibatkan dalam pelaksanaan proyek ini,” tegas Sardani.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal akan menjadi langkah strategis dalam membantu peningkatan ekonomi warga sekaligus mengurangi angka pengangguran di wilayah sekitar proyek.

Salah satu warga terdampak, Sadeli, yang juga menjabat sebagai Kadus (kepala dusun) turut menyampaikan pandangannya terkait proses mediasi yang telah berjalan beberapa kali.

“Setelah beberapa kali mediasi dilakukan, baik secara pribadi maupun bersama masyarakat terdampak lainnya, kami merasa cukup puas terhadap hasil yang telah ditentukan oleh pihak KAI. Kalaupun ada kendala kecil selama proses mediasi, itu merupakan hal yang wajar,” ujarnya.

Ia juga berharap agar setelah penetapan nilai hari ini, proses pembayaran dapat segera direalisasikan dan masyarakat terdampak dapat dilibatkan dalam pekerjaan pembangunan flyover sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing.

Kegiatan mediasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa komunikasi yang humanis, terbuka, dan berorientasi pada solusi mampu menciptakan kesepahaman antara masyarakat dan pihak pelaksana proyek strategis. Pembangunan Flyover 104 Gunung Megang Luar diharapkan tidak hanya menjadi solusi terhadap kemacetan lalu lintas, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat lokal di wilayah Kabupaten Muara Enim.

By red : Natal Patty, C.IJ.,C.PW
KaDiv SDW DPD AKPERSI SS
Share:

TPS 3R Desa Pangkul Terbengkalai: Dugaan Nepotisme,Aset Di Salah gunakan,Dana di Pertanyakan.



Program Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi sejatinya dirancang sebagai solusi pengurangan sampah sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat desa. Namun realitas di Desa Pangkul, Kota Prabumulih, justru menunjukkan kondisi yang memprihatinkan.

Sejak dibangun pada tahun 2022, TPS 3R yang diharapkan menjadi pusat pengelolaan sampah berbasis masyarakat itu kini diduga terbengkalai dan tidak berfungsi. Pantauan langsung di lapangan memperlihatkan bangunan yang tidak terawat, fasilitas yang kusam, serta akses jalan menuju lokasi yang rusak tanpa adanya tanda-tanda perbaikan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait komitmen dan pengawasan terhadap program yang didanai negara tersebut.
Temuan di lapangan semakin menguatkan dugaan adanya persoalan dalam tata kelola. Warga mengungkap bahwa struktur pengelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Mawar diduga sarat kepentingan. Ketua KSM disebut merupakan perangkat desa, sementara posisi bendahara diisi oleh istri kepala desa. Tak hanya itu,kejelasan tanah milik orang tua kepala desa yang dihibahkan untuk pembangunan TPS 3R turut dipertanyakan. Situasi ini memicu dugaan kuat adanya praktik nepotisme serta konflik kepentingan dalam pengelolaan program.

Kecurigaan publik semakin bertambah dengan adanya dugaan penyalahgunaan aset. Fasilitas bentor (becak motor) yang seharusnya digunakan untuk operasional pengangkutan sampah, diduga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oleh oknum pengelola. Aset yang semestinya menjadi penunjang pelayanan publik justru disinyalir keluar dari fungsi utamanya.

Tim media akpersi yang melakukan konfirmasi langsung ke Ketua KSM Mawar, Harnadi, mendapatkan pengakuan bahwa bentor tersebut memang berada di kediamannya. Namun ia membantah adanya penyalahgunaan. Ia berdalih bahwa sejak awal program berjalan, TPS 3R tidak pernah beroperasi optimal akibat minimnya sosialisasi, lokasi yang dinilai tidak strategis, akses jalan yang rusak, serta ketidakjelasan dan kurangnya transparansi anggaran operasional awal.

Pernyataan tersebut justru membuka persoalan baru. Jika benar terdapat kendala sejak awal, mengapa tidak ada langkah perbaikan atau evaluasi serius dari pihak terkait? Ke mana aliran dana operasional yang seharusnya menopang keberlangsungan program? Dan mengapa fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran negara dibiarkan terbengkalai?

Padahal, jika dikelola secara profesional dan transparan, TPS 3R berpotensi besar menjadi sumber pendapatan desa melalui pengolahan sampah bernilai ekonomis, sekaligus mengurangi beban sampah ke TPA. Kegagalan mengoperasikan program ini bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menghilangkan peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pangkul.

Kondisi ini menegaskan perlunya tindakan tegas. Pemerintah Kota Prabumulih bersama instansi terkait didesak untuk segera turun tangan melakukan audit menyeluruh, menelusuri penggunaan dana DAK Sanitasi, serta mengevaluasi struktur dan kinerja pengelola KSM. Jika ditemukan adanya pelanggaran, maka penegakan hukum harus dilakukan tanpa kompromi.

Program yang dibiayai oleh uang negara tidak boleh berakhir menjadi bangunan terbengkalai tanpa manfaat. Transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas di atas kertas.

DPC AKPERSI PRABUMULIH
Share:

Akses Jalan Gelap gulita Menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelurahan Gelumbang.Sudah Jalan 7 Tahun.Perhatian Pemerintah Daerah setempat dan pemerintah Kabupaten di Pertanyakan.


Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Ketika terpantau  Media Ini, Ada salah Satu warga yang sedang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Mengeluhkan minimnya Fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU)Di sepanjang akses utama menuju rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jalan Lingkar Kelurahan Gelumbang.Kabupaten Muara Enim Sumatra Selatan.
Kondisi Jalan yang Gelap gulita pada malam Hari di nilai sangat Membahayakan 
Keselamatan Jiwa dan sangat berpengaruh dalam kelancaran Layanan Darurat Medis.
Jelas warga tersebut yang Namanya tidak mau di publikasikan.
Berdasarkan Pantauan di Lokasi pada Senin ( 18 -- 05 -- 2026) Ketiadaan Lampu Jalan Membentang sepanjang kurang lebih 1 kilo meter mulai masuk dari simpang Desa Bitis sampai ke Desa Suka Menang.yang melewati RSUD Tidak ada satupun Penerangan Lampu Jalan nya . Dan Ruas Jalan tersebut di dominasi oleh Pepohonan Dan Rerumputan yang sudah menaiki Bahu jalan.
Tambah warga tersebut , Kondisi ini telah Berlangsung beberapa Tahun, kurang lebih
Sudah jalan 7 Tahun .tanpa adanya tindak
Lanjut dari Pihak Terkait.
" Jalan menuju Rumah Sakit adalah Jalur
darurat yang Krusial.Banyak mobil Ambulans dan Kendaraan Keluarga Pasien
Yang harus melintas dalam kondisi gelap.
Ini memicu Risiko tinggi terjadinya kecelakaan lalu lintas, dan bahkan mempermudah terjadinya tindak kriminal-
lintas Seperti Penjambretan.

Dan kami berharap bahwa Jalur menuju Fasilitas Kesehatan Vital seperti Rumah Sakit Umum seharusnya menjadi Prioritas
Utama Pemerintah Daerah dalam penyediaan Fasilitas Penerangan yang memadai .

Atas kondisi darurat ini,keluarga pasien Berharap dan mendesak. Pemerintah Daerah,melalui Dinas Perhubungan /Instansi terkait untuk segera melakukan
Pemasangan, Penerangan Jalan Umum(PJU).di jalan lingkar RSUD Kelurahan Gelumbang Tersebut.agar Pasien yang menuju RSUD Dan penguna
Jalan merasa aman, ketika melintasi
Jalan Tersebut.

Keselamatan pasien tidak boleh di Kompromi.kami memohon kepada pemerintah daerah untuk segera meninjau
Lokasi .Jangan sampai ada korban jiwa
atau keterlambatan penanganan  Media 
Akibat infrastuktur jalan yang tidak memadai ini," Tegas Warga Tersebut.

Warga berharap dengan kondisi Darurat yang sudah cukup lama ini kepada Dinas terkait agar kirannya Cepat merespon demi Menciptakan lingkungan yang Aman,terutama Bagi pasien dan seluruh penguna jalan yang lalu -- lalang
1×24 Jam.


( Red)
YUSNEDI
Share:

Di Duga,Akibat kurang lahan .Tanah Pertamina Di Embat.untuk kepentingan Ladang Bisnis SPPG : SWKTR9DZ Yayasan Zoya Nadeline Ruby. Izin Pertamina Dan Kelayakan Dapur MBG di Pertanyakan.



Muara Enim--
InformasiPers.my.id.
Dari Pantauan Media ini Adanya Kejanggalan terhadap, lahan Dapur, Makanan Bergizi Gratis (MBG) terletak di samping Prumnas kampung 3
Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim Sumatra Selatan
Senin ( 18 - 05 - 2026 ) 

Dari kejanggalan yang terpantau Media di lapangan. di sini di Antaranya, pembangunan Dapur MBG Dari Halamannya Saja Terlihat sangat kecil sedangkan menurut Standard Badan Gizi Nasional (BGN) Umumnya Membutuhkan Lahan Seluas 600--1.000 m³  dengan luas bangunan Fisik sekitar 300-- 800 m³ ,
atau sering kali berukuran Standard
20 × 20 meter. Dan Di Duga lahan Halaman yang di Pergunakan  dari Halaman MBG tersebut sudah Termasuk lahan Pertamina kemudian  di Depan MBG.
Ada galian seperti Siring  yang di Buat  Permanen yang seolah -- olah milik Lahan Pribadi.sedangkan Pihak Pertamina Sudah Sering Kali Menghimbau ," Dengan bertuliskan Atau menegur Secara langsung Di Larang Mendirikan Bangunan. Di Atas lahan atau pun Tanah Pertamina. kemudian Siring tersebut di buat seperti Bak pembuangan limbah.karena, Baik dari ujung siring maupun Pangkal Siring tersebut, tidak mengalir.alias tertutup.kalau memang Siring Pertamina yang sudah di semen tersebut di buat tempat Pembuangan Limbah, kami sebagai Warga Tidak Terima. dan Kalau memang di dalam Dugaan itu Benar Parit tersebut untuk pembuangan Limbah Pihak Pertamina Juga Harus Ikut bertanggung Jawab.Karena itu Merupakan Lahan Pertamina. Dan di Posisi Tempat Limbah ini Berdampingan Dengan Penduduk. kemudian jalan ini tempat perlintasan  Warga.Baik dari Luar  Daerah maupun dari Dalam Daerah.

Ada Salah satu Warga yang enggan di sebutkan Namanya menambahkan," pada posisi Bagian Belakang Dapur MBG pada waktu pembangunan sudah mengambil
Bagian Dari lahan Perumnas untuk di Jadikan septic tank dan di tegur salah satu  warga.sehingga Septic tank tersebut
Di Tutup. tetapi yang di sayangkan pada dasarnya septic tank Sudah di Cor Semen.dan tidak di hancurkan. seharusnya warga Berharap septic tank Yang sudah di semen tersebut di hancurkan.karena mungkin suatu hari Nanti Mau di Bangun Siring  (Paret) .
Di sini sudah Jelas sekali kepada pihak Pengawasan yang terkait, seperti Badan Gizi Nasional (BGN)dan Koordinasi Wilayah (KORWIL). Aparat Penegak Hukum (APH) Pemerintahan Desa (KADES) Camat Agar Lebih Tegas Dan Profesional mengenai Layak dan Tidak Layaknya Dapur MBG Tersebut.Dan Kepada PT.Pertamina Kami Berharap supaya, kepada siapapun yang Mengunakan lahan Ataupun Tanah Pertamina Harus di Berikan Ketegasan Ataupun Sanksi, Ketika Memakai lahan Pertamina yang dalam Bentuk Permanen. Apa lagi yang di takutkan pada Bagian Siring Di Duga, akan di buat pembuangan Limbah .

Di sini Harapan Kami Sebagai Warga, Agar kirannya dapat mengkaji ulang kembali megenai Kelayakan Dapur MBG yang Beralamatkan Desa Lembak Kampung 3 Prumnas, Kecamatan Lembak Kab.Muara Enim Sumatra Selatan.karene Bagai Mana di katakan Bertujuan untuk Menjamin Asupan Nutrisi Masyarakat ,Anak -- anak dan Balita. Kalau Dari Peraturan Luas Dapur MBG saja sudah tidak di Taati.oleh Pengelola Dapur MBG tersebut.

(Red)
Share:

Perkuat Kelembagaan, Ketum AKPERSI Serahkan SK Pengurus Banten: Perluas Jaringan dan segera Bentuk DPC.


 
TANGERANG – BANTEN – 
InformasiPers.my.id.
Guna memperkuat cengkeraman organisasi hingga ke tingkat paling bawah, Ketua Umum Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapan kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AKPERSI Provinsi Banten. Penyerahan mandat ini menjadi tonggak penting bagi kepengurusan baru untuk segera bergerak aktif, memperluas jaringan, serta memaksakan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh wilayah Banten.
 
Dalam agenda yang berlangsung penuh kekeluargaan namun tetap formal tersebut, sebelum SK diserahkan secara simbolis, Ketua Umum AKPERSI memberikan ruang dialog terbuka dan diskusi mendalam bersama seluruh pengurus serta anggota DPD Banten. Momen tatap muka langsung ini dinilai sangat bersejarah, karena pimpinan tertinggi organisasi turun langsung memberikan pemahaman mendasar terkait seluk-beluk organisasi pers, kode etik, serta tantangan dunia jurnalistik profesional saat ini.
 
Meski digelar dengan konsep sederhana, acara tersebut berjalan sangat efektif dan sarat makna. Pertukaran pikiran yang terjadi dianggap krusial agar seluruh pengurus dan anggota di daerah memiliki visi yang sama, paham akan hak dan kewajiban, serta mengerti betul peran strategis pers dalam menjaga demokrasi dan menyajikan informasi yang berimbang.
 
Ketua Umum AKPERSI menegaskan, amanah utama yang dibebankan kepada DPD Banten yang baru adalah bagaimana organisasi ini bisa tumbuh besar, kuat, dan merata.
 
"Kami serahkan SK ini sebagai landasan hukum dan kekuasaan. Tugas utama DPD Banten sekarang adalah menyalakan semangat kewartawanan, memperluas jaringan ke seluruh kabupaten/kota, dan segera membentuk DPC di setiap wilayah agar AKPERSI benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rekan-rekan wartawan di lapangan," tegas Ketua Umum.
 
Sementara itu, usai menerima SK secara resmi, Ketua DPD AKPERSI Banten yang baru menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan. Ia berjanji akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menaati seluruh aturan organisasi, dan segera bergerak nyata.
 
"Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami dan seluruh jajaran pengurus. Kami berterima kasih kepada Ketua Umum dan DPP yang telah membimbing dan memberikan arahan yang sangat berharga hari ini. Kami siap bekerja keras, mempererat persaudaraan antar rekan pers, dan segera menyusun struktur hingga ke tingkat cabang agar AKPERSI makin kokoh dan berdaya guna di Banten. Kami pastikan organisasi ini berjalan sesuai AD/ART, berintegritas, dan menjadi wadah yang melindungi serta memajukan kualitas wartawan di sini," ujar Ketua DPD AKPERSI Banten dengan tegas dan penuh semangat.
 
Pertemuan ini pun menjadi bukti nyata komitmen AKPERSI dalam mencetak wartawan-wartawan yang tidak hanya tangguh dalam menulis, namun juga paham aturan, berintegritas, dan siap menjaga marwah pers Indonesia. Dengan diterimanya SK tersebut, kepengurusan DPD AKPERSI Banten resmi menjalankan roda organisasi dan mulai menyusun langkah kerja nyata untuk menjawab tantangan persaingan informasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan di wilayahnya.

Report TOBY
Share:

Jelang Iduladha 4 Ekor Sapi Dari Anggaran Negara Dana Desa (DD) Yang di Kelola Kelompok Tani Kampung 1 Desa Lembak,Raib Di Gondol Maling Dalam Satu Malam.Pertanggung Jawaban di Pertanyakan.


Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Empat Ekor Sapi Bantuan Dari Pemerintah
Yang bersumberkan dari Dana Desa (DD).Tahun  2024.
Terpantau Awak Media ini, Hilang nya Sapi Bantuan tersebut Hilang dalam Satu Malam, yang terletak di Kaplingan Pesantren ARIAYAH kampung Satu Desa Lembak,Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim.Sabtu ( 09 - 05 - 2026).

Ada salah satu Warga yang kebetulan Pengurus  Sapi tersebut inisial (p) menjelaskan," Pada malam Sabtu kurang lebih Jam Satu Malam ketika saya mengontrol  Sapi --sapi tersebut masih ada, Berkemungkinan hilangnya  Sapi - sapi tersebut sekira pukul Dua atau jam Tigaan malam jelas warga tersebut, kemudian Baru ketahuan subuh Pagi, Media ini menanyakan, Berapa jumlah Sapi sebelumnya kejadian Pencurian  jawab warga tersebut seluruhnya , awal mula Sapi Bantuan tersebut Berjumlah ada sepuluh Ekor ,Pada Bulan 08 --2024 mati Satu Tinggal Sembilan Ekor, Media ini Menanyakan Matinya di karnakan Apa ? Jawab warga inisial (P) tersebut Masuk Angin, dan sempat di Sembelih, dan dagingnya di bagikan Warga setempat.
Tambah penjelasan Warga tersebut, dari sembilan Ekor Sapi ,Dua Ekor mati tidak sempat di Sembelih,dan  Dua Ekor sapi Tersebut di Kubur.satu Masuk Anggin sempat di Sembelih dan yang Satu di Jual Seharga Dua Belas Juta Rencana yang tinggal Sisa Lima Ekor mau di jual  untuk Tambahan  modal penjualan yang Dua Belas juta itu . Ternyata
yang Empat Ekornya Di Curi Maling Tinggal Satu.jelas warga tersebut.

Dari Pantauan Media Ini adapun pertanyaan Warga yang enggan di sebutkan namanya bertanya," dari Banyaknya kejadian yang serupa, Hasil Dari Hewan Bantuan ataupun hasil Pertanian yang di Namakan, Berupa  Ketahanan Pangan yang merupakan uang Negara yang di kelola oleh Desa.Tetapi yang menjadi Pertanyaan Warga tersebut, Bagai manakah," pertanggung Jawabannya Dari uang yang di pergunakan untuk pengelolaan dari aggaran ketahanan
Pangan yang tak jelas Tersebut.
Contohnya ," seperti Hewan sapi .ataupun Kambing yang Hilang ataupun Mati dan Banyak lagi Alasan yang Lainnya .
Ketika hilang seperti ini apakah pihak yang memelihara Menganti Rugi ataukah, Hilang
Begitu saja.sedangkan yang di kelola tersebut uang Negara.Begitu juga Ketahanan Pangan, Berupa Tanaman Pertanian tapi, dari Ketahanan Pangan, Baik Berupa Hewan Ternak, ataupun Ketahanan Pangan Berupa Pertanian, Tidak Pernah Terlihat adanya keberhasilan ataupun Menguntungkan.walaupun sudah jelas menguntungkan yang sudah pasti seperti Milik Pribadi.

Di sini sudah terlihat jelas sekali,  Rasanya siapapun yang mendapatkan Bantuan Ketahanan Pangan dari sumber Dana Desa (DD) Ataupun Angaran dari APBD .
Pemerintahan Desa. Kurangnya Keterbukaan Seakan - akan seperti milik Pribadi.dan tidak ada Rasa mengelola Peternakan ataupun Pertanian dari uang Negara.karena tidak ada Sangksinya ataupun Kejelasan ,Baik dari keberhasilan Keuntungan Peternakan Ataupun tidak adanya Keberhasilan di sini sudah jelas tidak adanya Keterbukaan terhadap Warga/Masyarakat.Terkhusus Warga Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim Ini Jelas Warga Tersebut.

Jadi kepada Pihak pemerintah Baik Dari tingkat Kabupaten ataupun Pusat agar dapat lebih Tegas terhadap Pemerintahan Tingkat Desa. Agar Pemerintahan Desa Bisa Bertindak tegas terhadap warga yang di Berikan Kepercayaan untuk mengelola Ketahanan Pangan Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa( APBD esa)Ataupun dari Dana Desa (DD) dan harus Transparansi. Dan Harapan Warga untuk Ketahanan Pangan Yang Bersumberkan dari Uang Negara supaya di Tiadakan atau di Hapus Karena Tidak Jelas Manfaatnya Apa Lagi tidak adanya Pengawasan Dari Pemerintah Kabupaten ataupun Pusat  Jelas warga .yang enggan di sebutkan Namanya.
Share:

Jelang Iduladha 4 Ekor Sapi Dari Anggaran Negara Dana Desa(DD) yang di Kelola Kelompok Tani Kampung 1 Desa Lembak.Raib di Gondol Maling,Dalam Satualam.Pertanggung Jawaban di Pertanyakan.



Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Empat Ekor Sapi Bantuan Dari Pemerintah
Yang bersumberkan dari Dana Desa (DD).Tahun  2024.
Terpantau Awak Media ini, Hilang nya Sapi Bantuan tersebut Hilang dalam Satu Malam, yang terletak di Kaplingan Pesantren ARIAYAH kampung Satu Desa Lembak,Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim.Sabtu ( 09 - 05 - 2026).


Ada salah satu Warga yang kebetulan Pengurus  Sapi tersebut inisial (p) menjelaskan," Pada malam Sabtu kurang lebih Jam Satu Malam ketika saya mengontrol  Sapi --sapi tersebut masih ada, Berkemungkinan hilangnya  Sapi - sapi tersebut sekira pukul Dua atau jam Tigaan malam jelas warga tersebut, kemudian Baru ketahuan subuh Pagi, Media ini menanyakan, Berapa jumlah Sapi sebelumnya kejadian Pencurian  jawab warga tersebut seluruhnya , awal mula Sapi Bantuan tersebut Berjumlah ada sepuluh Ekor ,Pada Bulan 08 --2024 mati Satu Tinggal Sembilan Ekor, Media ini Menanyakan Matinya di karnakan Apa ? Jawab warga inisial (P) tersebut Masuk Angin, dan sempat di Sembelih, dan dagingnya di bagikan Warga setempat.
Tambah penjelasan Warga tersebut, dari sembilan Ekor Sapi ,Dua Ekor mati tidak sempat di Sembelih,dan  Dua Ekor sapi Tersebut di Kubur.satu Masuk Anggin sempat di Sembelih dan yang Satu di Jual Seharga Dua Belas Juta Rencana yang tinggal Sisa Lima Ekor mau di jual  untuk Tambahan  modal penjualan yang Dua Belas juta itu . Ternyata
yang Empat Ekornya Di Curi Maling Tinggal Satu.jelas warga tersebut.

Dari Pantauan Media Ini adapun pertanyaan Warga yang enggan di sebutkan namanya bertanya," dari Banyaknya kejadian yang serupa, Hasil Dari Hewan Bantuan ataupun hasil Pertanian yang di Namakan, Berupa  Ketahanan Pangan yang merupakan uang Negara yang di kelola oleh Desa.Tetapi yang menjadi Pertanyaan Warga tersebut, Bagai manakah," pertanggung Jawabannya Dari uang yang di pergunakan untuk pengelolaan dari aggaran ketahanan
Pangan yang tak jelas Tersebut.
Contohnya ," seperti Hewan sapi .ataupun Kambing yang Hilang ataupun Mati dan Banyak lagi Alasan yang Lainnya .
Ketika hilang seperti ini apakah pihak yang memelihara Menganti Rugi ataukah, Hilang
Begitu saja.sedangkan yang di kelola tersebut uang Negara.Begitu juga Ketahanan Pangan, Berupa Tanaman Pertanian tapi, dari Ketahanan Pangan, Baik Berupa Hewan Ternak, ataupun Ketahanan Pangan Berupa Pertanian, Tidak Pernah Terlihat adanya keberhasilan ataupun Menguntungkan.walaupun sudah jelas menguntungkan yang sudah pasti seperti Milik Pribadi.

Di sini sudah terlihat jelas sekali,  Rasanya siapapun yang mendapatkan Bantuan Ketahanan Pangan dari sumber Dana Desa (DD) Ataupun Angaran dari APBD .
Pemerintahan Desa. Kurangnya Keterbukaan Seakan - akan seperti milik Pribadi.dan tidak ada Rasa mengelola Peternakan ataupun Pertanian dari uang Negara.karena tidak ada Sangksinya ataupun Kejelasan ,Baik dari keberhasilan Keuntungan Peternakan Ataupun tidak adanya Keberhasilan di sini sudah jelas tidak adanya Keterbukaan terhadap Warga/Masyarakat.Terkhusus Warga Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim Ini Jelas Warga Tersebut.

Jadi kepada Pihak pemerintah Baik Dari tingkat Kabupaten ataupun Pusat agar dapat lebih Tegas terhadap Pemerintahan Tingkat Desa. Agar Pemerintahan Desa Bisa Bertindak tegas terhadap warga yang di Berikan Kepercayaan untuk mengelola Ketahanan Pangan Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa( APBD esa)Ataupun dari Dana Desa (DD) dan harus Transparansi. Dan Harapan Warga untuk Ketahanan Pangan Yang Bersumberkan dari Uang Negara supaya di Tiadakan atau di Hapus Karena Tidak Jelas Manfaatnya Apa Lagi tidak adanya Pengawasan Dari Pemerintah Kabupaten ataupun Pusat  Jelas warga .yang enggan di sebutkan Namanya.
Share:

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari AKPERSi Gelar Pelatihan Jurnalistik. Anak Didik SMA Negeri 1. Larantika Plores Timur.(NTT)


‎Nusa Tenggara Timur --
InformasiPers.my.id.
Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) menggelar program *"AKPERSI Goes To School"* di SMA Negeri 1 Larantuka, Flores Timur pada Senin, 4 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman jurnalistik mendalam serta kecakapan literasi digital di tengah ancaman disinformasi.
‎Pelatihan ini diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AKPERSI Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AKPERSI Flores Timur sebagai bagian dari rangkaian peringatan _World Press Freedom Day_ (Hari Kebebasan Pers Sedunia).
‎Ketua DPD AKPERSI NTT, Djuwenchayanna Diaz, C.bj, dalam paparannya menekankan bahwa kebebasan pers merupakan fondasi demokrasi. Namun, dirinya menggarisbawahi bahwa kebebasan tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab moral untuk menyajikan kebenaran.
‎"Sebagai pelajar dan warga negara, kita memiliki peran krusial: cek fakta, lawan hoaks, dan dukung jurnalisme berkualitas. Pers yang bebas bertugas mengontrol kekuasaan agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan" ujarnya.
‎Ia juga mengingatkan para siswa mengenai tantangan nyata dunia pers saat ini, mulai dari kriminalisasi jurnalis hingga ancaman keamanan digital. Menurutnya, literasi adalah tameng utama bagi masyarakat dalam menghadapi gempuran informasi palsu.
‎Senada dengan itu, Sekretaris DPD AKPERSI NTT, Yurgo Purab, memberikan materi teknis mengenai tata cara penulisan berita menggunakan pola piramida terbalik dan penempatan lead (kepala berita) yang efektif.
‎"Kami mengajarkan standar fungsional yang digunakan wartawan sehari-hari. Tujuannya agar adik-adik tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi jurnalis warga yang mendukung kerja keprofesian kami" ucapnya.
‎Lebih lanjut, Yurgo mengingatkan bahaya jejak digital dan berbagai modus kejahatan siber seperti phishing, malware, hingga social engineering. Ia meminta siswa waspada terhadap pesan asing di WhatsApp maupun permintaan data pribadi yang mengatasnamakan lembaga resmi.
‎Apresiasi Pihak Sekolah
‎Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Larantuka, Silvester Witin, S.Fil, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kehadiran praktisi pers memberikan perspektif baru bagi siswa yang memiliki minat di bidang literasi.
‎"Kami melihat dampak positif bagi siswa yang selama ini terlibat dalam dunia tulis-menulis. Kami berharap kerja sama ini berlanjut dalam bentuk kolaborasi strategis di masa depan" kata Silvester.
‎Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat berdiskusi mengenai risiko keamanan yang dihadapi jurnalis serta cara menjaga integritas dalam menyampaikan informasi di media sosial. (Tim/Red)
Share:

PERS Harus Kuat Dan Profesional. Ketua Umum AKPERSI Beri Pesan Tegas.

Palembang --
InformasiPers.my.id.
Palembang, 3 Mei 2026 — Memperingati Hari Pers Dunia, Ketua Umum DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Bang Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.F.L.E., menyampaikan pesan tegas dan penuh motivasi kepada seluruh insan pers di Indonesia, khususnya keluarga besar AKPERSI.

Dalam pernyataannya, Bang Rino menegaskan bahwa kebebasan pers adalah pilar utama dalam menjaga demokrasi yang sehat. Ia mengajak seluruh jurnalis untuk tetap berdiri tegak dalam membela kebenaran, menyuarakan kepentingan rakyat, serta tidak gentar menghadapi berbagai tekanan.

“Hari Pers Dunia bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga kebebasan pers. Pers harus menjadi garda terdepan dalam membela masyarakat, mengungkap fakta, dan memastikan keadilan tetap hidup di negeri ini,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa peran pers tidak hanya sebagai kontrol sosial, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun bangsa. Menurutnya, jurnalis memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan mendidik.

“Pers harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pemerintah, bukan dengan menjadi corong kekuasaan, tetapi sebagai mitra kritis yang konstruktif. Kritik yang sehat adalah bagian dari kecintaan terhadap bangsa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bang Rino mengingatkan seluruh anggota AKPERSI di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas diri. Ia menegaskan pentingnya menjadi jurnalis yang berkompeten, berintegritas, dan profesional dalam menjalankan tugas.

“Saya menyerukan kepada seluruh anggota AKPERSI se-Indonesia, mari kita tingkatkan kapasitas dan kualitas kita. Jadilah jurnalis yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan menjunjung etika profesi. Profesionalisme adalah kunci kepercayaan publik,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga menegaskan bahwa AKPERSI akan terus berkomitmen mencetak insan pers yang tangguh dan berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks.

Menutup pernyataannya, Bang Rino mengajak seluruh insan pers untuk tetap solid dan bersatu dalam menjaga marwah profesi.

“Pers yang kuat adalah pers yang bersatu. Mari kita jaga kehormatan profesi ini, kita berdiri bersama untuk kebenaran, dan kita buktikan bahwa pers adalah kekuatan moral bangsa,” pungkasnya.

Selamat Hari Pers Dunia 2026 — Pers Kuat, Rakyat Bermartabat!
Share:

Di Duga Bak Penampungan PT.SELERAYA BELIDA (SRB) Tidak Setandar Operasional Prosedur (SOP) Dan Luapan Minyak Berdampak pada Perkebunan Karet Warga.Seharusnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Turun Tangan.


 Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Salah satu warga (TR) menemui Awak Media ini Dari Lima Orang di antaranya (SN),(JN),(PD), dan (DN) Warga yang Terdampak Perkebunan Karet Yang masih Produktif Tercemar oleh tumpahan Minyak mentah PT. Seleraya Belida (SRB).yang terletak di wilayah Hutan Pialing Desa Lembak,Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim.di mana sampai saat ini belum ada kejelasan penganti Rugian Lahan /Kebun Karet Warga Tersebut.
Kamis (30-04-2026)
Berdasarkan temuan Awak Media ini di lapangan pada Minggu 12-04-2026 sekira pukul 16 : 41 WIB .meminta Izin kepada Scurity PT. SRB tujuan mau melihat Bak Penampungan yang Berada di dalam Area
Lokasi STASIUN PENGEPUL(SP) PT.SRB tersebut tapi, Security inisial (AM) tersebut tidak mengizinkan Dengan alasan ," nanti kami jadi salah ,
Jelasnya.
Setelah Awak media ini mengkroscek
Kelapangan yang terdampak oleh Limbah
Minyak mentah yang Berada di belakang lingkungan PT.SRB Lokasi tersebut ternyata tumpahan minyak tersebut telah memasuki lahan Perkebunan Karet Warga
Yang masih Produktif. 

Di sini ada salah satu Warga yang kebetulan Lahan / kebun Karet inisial (TR) yang Terdampak Minyak  PT. SRB menjelaskan," dia sangat kecewa sama pengurus(Humas) PT.SRB.Di mana pada Rabu 15 --04-- 2026.Kami hanya ingin di ganti Rugi sebesar Satu juta Lima Ratus Ribu Rupiah. Dan uang yang di berikan kepada kami Berlima berbeda jumlah. 
Kepada kami Ber lima ada yang Satu juta Lima Ratus dan Ada yang Satu juta,Di sini kami tidak mau terima,karena tidak sesuai, jelas Warga yang terkena Dampak 
Minyak PT. SRB tersebut.
Sedangkan tumpahan minyak sudah menyerap ketanah dan kalian sudah tahu 
Kalau minyak sudah menyerap ketanah pastilah sudah merusak pertumbuhan pohon Karet dan berdampak pada Getah Karet .dan lagian pohon karet saya yang terkena dampak minyak tersebut bukan sedikit saya hitung kurang lebih hampir Tiga
ratusan Batang.dan batang karet yang terkena Dampak Minyak Tersebut sudah kelihatan sekali, Getahnya sudah Berkurang Tambahnya,
Di sini kami berharap kepada Pihak 
PT. SELERAYA BELIDA (SRB) pengantian Pohon Karet kami sesuai dengan jumlah Nilai Pergub, jangan di ganti asal saja, tanpa Memikirkan Orang yang telah di Rugikan.Jelas warga tersebut.

Di sini sudah jelas kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pihak Pertamina Dinas yang Terkait agar dapat merespon cepat adanya kejadian seperti ini.di mana masyarakat telah cukup di Rugikan dan sangat Berdampak pada perekonomian warga Yang terdampak pencemaran Lingkungan Tersebut.Dengan kejadian ini sudah jelas PT.SELERAYA BELIDA
Sudah Mengulur -- Ngulur Waktu.

Dan Kini Publik menanti apakah kasus 
Seperti ini hanya akan berakhir Sebagai Laporan Administratif tanpa tidak lanjut,atau menjadi Momentum bagi Aparat
Daerah maupun pemerintah Pusat Untuk
Benar -- benar berpihak Pada Rakyat
dan Lingkungan.

(Red)
Share:

Tokoh Istana Hadir, Penasehat Khusus Presiden RI Buka Musdalub AKPERSI Sumatra Selatan " Pembukaan

Palembang —
InformasiPers.my.id.
 Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Provinsi Sumatera Selatan sukses menggelar rangkaian kegiatan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) pada Minggu, 26 April 2026 pukul 20.00 WIB, yang dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) pada Senin, 27 April 2026 pukul 20.00 WIB untuk periode 2026–2031, bertempat di Meet Love Cafe, Palembang.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas komitmen AKPERSI dalam menciptakan insan pers yang berkompeten, berintegritas, dan profesional di wilayah Sumatera Selatan.

Musdalub dan pelantikan dilaksanakan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, serta turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:

1. Asisten Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang ESDM, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Drs. Ir. Suyono Thamrin, S.T., M.Eng.Sc., M.Tr.Opsla., CIQaR., CIQnR., IPU., CPHCM., ASEAN Eng
2. Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumatera Selatan, Zulkarnain, S.E., M.M
3. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H
4. Komandan Dodiklatpur (Dandodiklatpur) Rindam II/Sriwijaya, Letkol Inf. Sobirin, S.Ag., M.Si
5. Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Palembang, Ir. H. Akhmad Bastari, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, serta perwakilan anggota dari 10 DPC AKPERSI kabupaten/kota, yaitu:

Kota Palembang
Kabupaten Musi Banyuasin
Kota Prabumulih
Kabupaten Muara Enim
Kabupaten Lahat
Kota Pagar Alam
Kabupaten Musi Rawas
Kabupaten Musi Rawas Utara
Kabupaten Empat Lawang
Kabupaten OKU Timur

Kehadiran para tokoh dan 10 DPC tersebut menunjukkan kuatnya solidaritas serta dukungan luas terhadap keberlangsungan dan penguatan AKPERSI di Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Penasihat Khusus Presiden RI Bidang ESDM, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Drs. Ir. Suyono Thamrin, S.T., M.Eng.Sc., M.Tr.Opsla., CIQaR., CIQnR., IPU., CPHCM., ASEAN Eng, menyampaikan apresiasinya terhadap peran strategis AKPERSI dalam menjaga kualitas informasi publik.

“Pers memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk di sektor energi dan sumber daya mineral. Organisasi seperti AKPERSI diharapkan mampu melahirkan jurnalis yang profesional, objektif, serta mampu menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan insan pers dalam menghadapi tantangan era digital serta dinamika informasi yang berkembang pesat.

Dalam forum Musdalub, peserta secara demokratis menetapkan kepengurusan baru DPD AKPERSI Sumatera Selatan periode 2026–2031, dengan susunan inti sebagai berikut:

Ketua DPD : M. Yusron Afifi, C.H., C.HT., C.I
Sekretaris DPD : Fani Ardiansyah, S.T., C.BJ., C.ILK
Bendahara DPD : Veni Anggraini

Selain itu, turut dilantik jajaran pengurus DPC dari seluruh kabupaten/kota yang hadir, sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi hingga ke daerah.

Ketua Umum AKPERSI, Bang Rino Triyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat pondasi pers nasional dari daerah.

“AKPERSI harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan jurnalis yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Sumatera Selatan harus menjadi contoh bagaimana pers mampu hadir sebagai pilar demokrasi yang kuat dan terpercaya,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kepengurusan yang baru dilantik harus mampu menghadirkan program kerja nyata, termasuk peningkatan kompetensi jurnalis, sertifikasi profesi, serta menjaga marwah pers di tengah derasnya arus informasi digital.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat, ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan serta penyerahan mandat kepengurusan. Para pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.

Dengan terselenggaranya rangkaian Musdalub dan pelantikan ini, AKPERSI Sumatera Selatan diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan visi organisasi, yakni menciptakan ekosistem pers yang profesional, independen, serta berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Kegiatan ini juga menjadi simbol kebangkitan dan penguatan peran AKPERSI di tingkat daerah dalam menghadapi tantangan era digital dan arus informasi yang semakin dinamis.

“Bersatu, Berintegritas, dan Profesional — AKPERSI Siap Maju untuk Indonesia,” menjadi semangat yang digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Share:

DPRD Banten Dukung Program UMKM Naik Kelas Terintegrasi PT .Indri Nur Putri.



Banten —
InformasiPers. my. Id.
 Komisi II DPRD Provinsi Banten menerima paparan program pemberdayaan UMKM dari PT Indri Nur Putri dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung DPRD Banten.Kamis 23 april 2026.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi II DPRD Banten Drs. K.H. IPP Makmur, bersama jajaran anggota Komisi II yaitu H. Supriyadi, S.H., M.H., H. Wawan Sumarwan, S.H., dan H. Roni Mitra.

Turut hadir perwakilan dari Dinas Koperasi Provinsi Banten, yaitu:

1. Asep Parhan, S.Sos., M.Ak – Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi
2. Gatot Sukodjo, S.Sos – Pengawas Koperasi Ahli Muda
3. Erma Suryadarma, S.E., M.M – Pengawas Koperasi Ahli Muda
4. Wendi Nurwendi, S.T., M.M – Pengembang Kewirausahaan Ahli Muda
5. Ade Herawati, S.Sos., M.AP – Penelaah Teknis Kebijakan
6. Abdul Malik, S.E – Pengawas Koperasi Ahli Pertama

Dalam forum tersebut, Komisi II menyampaikan apresiasi dan antusiasme terhadap program yang dipaparkan karena dinilai memiliki sistem yang jelas, terukur, dan berkelanjutan dalam mendorong UMKM naik kelas.

---

Konsep Utama Program

Program ini mengusung pendekatan:
Pembinaan – Pendampingan – Pemasaran – hingga Ekspor

---

Program Unggulan: 1 Rumah 1 Usaha

Program ini mendorong setiap keluarga memiliki minimal satu usaha produktif sebagai fondasi penguatan ekonomi masyarakat.

---

Sistem Leveling UMKM

- Level 0: Pra usaha (pembentukan wirausaha baru)
- Level 1: Usaha berjalan (pembinaan dasar)
- Level 2: Legalitas lengkap
- Level 3: Digital marketing aktif
- Level 4: Siap ekspor

---

Penguatan SDM

Melibatkan siswa SMK dan mahasiswa melalui program PKL/magang untuk membantu digital marketing dan pemasaran UMKM.

---

🔷 Tujuan Sinergi Lintas Dinas

Untuk memastikan keberhasilan program, dilakukan kolaborasi lintas dinas dengan tujuan sebagai berikut:

1. Dinas Koperasi & UMKM

👉 Meningkatkan jumlah dan kualitas UMKM serta memastikan pembinaan berjalan berkelanjutan.

2. Dinas Perindustrian & Perdagangan

👉 Membuka akses pasar, meningkatkan penjualan produk, dan mendorong UMKM masuk ritel serta ekspor.

3. Dinas Tenaga Kerja

👉 Mengurangi pengangguran melalui penyerapan tenaga kerja dari sektor UMKM dan peningkatan keterampilan kerja.

4. DPMPTSP (Perizinan)

👉 Mempercepat legalitas usaha agar UMKM resmi, aman, dan mudah berkembang.

5. Bappeda

👉 Mengintegrasikan program ke dalam perencanaan daerah agar berkelanjutan dan memiliki dukungan anggaran.

6. Dinas Pariwisata

👉 Meningkatkan kunjungan wisata melalui event dan mendorong penjualan produk UMKM berbasis wisata.

7. Dinas Pendidikan

👉 Menyiapkan SDM unggul melalui kolaborasi SMK dan perguruan tinggi serta program magang.

8. Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan

👉 Mendorong UMKM berbasis ramah lingkungan dan pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

---

Direktur PT Indri Nur Putri, Andriani Leniawati, menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan UMKM secara menyeluruh.

Turut mendampingi, Amelisah, M.H. (Sekretaris), H. Aliyudin, S.Pd. (Bendahara), serta Ibu Nining (Pemberdayaan UMKM).

Melalui sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan sektor swasta, program ini diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

PT Indri Nur Putri menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam merealisasikan program pemberdayaan UMKM yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. (Tim iwoi)
Share:

Tingkatkan Kebersihan Lingkungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Terjun Langsung Kelapangan Bersama Camat Lembak dan kepala Desa Lembak.

Muara Enim --
InformasiPers. My. Id. 
Warga Desa Lembak Bergotong Royong di pimpin langsung Oleh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)DR.H.Rinaldo,S.STP.,M.SI.
Kabupaten Muara Enim, Terjun langsung kelapangan.Di Mana tempat Tumpukan Sampah yang sudah lama menumpuk, yang terletak di pinggiran jalan Propinsi Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, Kampung satu, menuju Kabupaten Pali Tepatnya di atas jalan pipah Pertamina.Sabtu ( 04 -- 04 -- 2026 ) 
Kegiatan ini melibatkan kepala Dinas Lingkungan Hidup(DLH) DR. H. Rinaldo,S.STP.M.SI.
Muara Enim, Camat Lembak (Didi Haryanto,S.Kom) . Kepala Desa Lembak(Jasmadi.SH.) ketua Badan Permusyawaratan Desa(BPD) Antono, S. Sos.berserta  beberapa Warga yang turut Hadir. 
Dengan sigap Kadin (Ronaldo)
 Di Bantu Camat lembak(Didi)dan Kepala Desa Lembak (Jasmadi) menghubungi Pihak Seleraya Belida
( SRB) meminta Bantuan Alat Berat
Exsavator Mini.dan Dua mobil pengangkut Sampah yang di di datangkan dari kecamtan Gelumbang. kemudian Sampah tersebut di bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kecamatan Gelumbang Desa Putak. 

Setelah media ini Mengkonfirmasi
Kepala Dinas DR. H. Rinaldo, S.STP,. M. SI. Melalui pesan whatsApp," 
Rencana akan mengajukan melalui Camat dan Kades Lembak untuk
di Buat Bok Sampah Permanen. Ke perusahaan td. Segera Kades membuat RAB,dan Gambar untuk di ajukan Ke perusahaan PT. Seleraya Belida ( SRB) . 

Pewarta
(Red) 

Share:

Jurus Takiro Sodomi Sapi Ala Jhon Tapai Panci.



Cerita Negeri Antah Berantah. 
InformasiPers.my.id.
Semakin menjadi jadi aksi gila jhon tapai panci lonjong, selain memperbesar terong dengan mengikuti ritual mak erot serta melakukan onani oye mengunakan sabun colek cuci piring merk dangdut kini jhon tapai mulai melakukan  jurus Takiro Sodomi sapi..... Oye. 

Ritual Takiro sodomi sapi tersebut rutin di lakukan oleh jhon tapai Yahudi Israel monyong monyet antan delapan setiap sebulan sekali, jhon tapai tetek babi tersebut akan melakukan ritual ketika bulan purnama muncul alias pertengahan bulan. 

Jhon tapai ale ale tersebut sudah menyiapkan sapi merah ala india seperti upacara kesucian agama nehi nehi aca aca preet. 

Sebelum di sodomi oleh jhon tapai saiton keling, Sapi merah montok yang sudah di persiapkan tersebut di poler tepung merah kuning hijau kelabu di seluruh tubuhnya,  selanjutnya muka sapi wanita betina tersebut di tandai kapur putih pertanda keperawanan sapina wanita betina tersebut siap di serahkan kepada jhon tapai dajjal marimas rasa blueberry. 

Teng ....tepat pukul nol nol ritual pun di mulai, jhon tapai oye mulai mematikan lampu kandang sapi pak de supeno, dirinya sedikit menyiapkan batu bata sebagai pijakan untuk menyelaraskan lurus terongnya ke lobang sapina oneng koneng bar tai tai.... 

Sembari mendengarkan musik iklan sabun lux ola Oh by be jhon tapai homo mulai memasukkan terongnya maju mundur, mundur maju, mundur mundur, maju maju sampai klimaks terong jhonpun bar tai tai..... Jhon jhon ke piye. 

 jhon tai sapi pimpinan Partai Kiyai Sejahtera anggota Dewan termonyong di Negeri Antah Berantah, homo lesong banci kaleng, ular berkepala betok, anjink kurap partai, Yahudi berkedok agama, predator anak anak, dajjal kamprett ebles saiton kehidupannya begitu menjijikkan rai pecak kancut bini pai ontel, kening panjang sesenti belor, kalu nak di peker peker tando tando akhir zaman memang la dekat sebab waris dajjal tukang sodomi sapi sudah muncul ke permukaan. 

Dialah Jhon tapai alias jhon panci sahabat Bro Yadi tukang selingkuh berkedok kiyai..... Uye.
Share:

Ramuan Vitalitas Ala Jhon tapai Homo,Dari Obat Oles Terong sampai Pelicin Sabun Dangdut.


Cerita Negeri Antah Berantah. 
InformasiPers.my.id.
Nafsu birahi ke Homo homoan Jhon tapai Israel kian menjadi jadi, sangking exstrimya Jhon tapai rela diam diam membeli ramuan pembesar terong sampai dengan pelicin onani oye. 

Sembari reses ke Negeri jambi, di tengah perjalanan jhon panci banci kuali sapi menyempatkan diri berpisah dari rombongan Dewan lainnya hanya untuk menemui mak erot, orang pintar urut vitalitas menggunakan minyak kura kura, getah kates, sisik kurap pai ontel, minyak Samin, biji labu, cacing panggang plus bumbu basah asam padeh padang. 

Sebagai homo lesong banci kaleng, jhon tapai harus terlihat gagah di depan pria pria incarannya, mulai dari rambut di sisir belah samping meski jidat terlihat panjang sesenti, berbaju kemeja kotak kotak pink dan bergambar pinguin, berdasi kupu kupu dan berkaca mata nyentrik sampai menjaga mulut monyong monyet tetap berkilau. 

Predator anak anak kecil tersebut harus di awasi oleh orang tua sebab penyakit homo jhon tapai sudah kronis level lima belas, terongnnya tak mampu di tahan ketika melihat laki laki imut apalagi anak kecil. 

Berkedok membuka kursus dan bimbel aksi jhon tapai sering di lancarkan, bagi orang tua yang sayang anaknya jangan pernah mengikuti bimbel kursus di rumah jhon monyong galon tersebut. 

Waspadalah 

Baru baru ini jhon tapai terciduk di supermarket kota membeli berbagai jenis pelicin onani , mulai dari hambodi viva cap mawar , sabun cair saset soklin, minyak rambut gasby, minyak sayur fortune sampai sabun colet pencuci piring merk Dangdut. 

Oleh karena itu orang tua harus tetap waspada dari jhon tapai pimpinan PKS alias Partai Kiyai Sejahtera. 

Waspadalah waspadalah...
Share:

Gawat,Salah Satu Pimpinan Partai Kiyai Sejahtera Ternyata Homo.


Cerita Negeri Antah Berantah. 
InformasiPers.my.id.
Jhon tapai panci lonjong salah satu pimpinan Partai Kiyai Sejahtera ternyata lesong alias banci kaleng alias Homo tomo momo komo nomo lono celono ajinomoto.... Uhui. 

Mulut jhon tapai monyong monyet lebih seperapat pecak mulut sepat, ternyata mulut monyong jhon tapai lendir babi tersebut hobi mut mut permen kojek sailorman alias terong nangko belando. 

Berkedok pengajian jhon tapai kunt#l hobi mengumpulkan jejaka jejaka polos untuk di raba raba paksa di peluk peluk cipika cipiki sebagai bahan onani sebelum tidur otong muncrat di hotel selagi reses kunjungan negara.... Ha..ha.. ha. Jhon jhon kepiye to. 

Jhon tapai kerak balor serendet tersebut mengidap penyakit homo tersebut sejak masih SMA, jhon tapai muda pernah di lesong lewat pantat belakang oleh guru honornya di wc samping kantin sekolah juminten . 

Karena berkali kali di lesong dan tidak hamil akhirnya penyakit homopun menular ke dirinya, karena sudah ada korban lesong di tempat tinggalnya dahulu akhirnya dirinya pindah ke Negeri Antah Berantah tempat asal istrinya. 

Jhon tapai pimpinan Partai Kiyai Sejahtera tersebut membuka kursus bagi anak anak kecil sembari meraba meraba tubuh polos anak anak kecil. 

Hati hati bagi orang tua yang mengkursuskan anak anak kecil di tempat jhon homo predator lobang sempit, karena tapai Israil tersebut sudah stadium sebelas dan hampir dua belas sedikit lagi tiga belas terus empat belas sampai lima belas. 

Di mata teman teman DPRnya tapai lontong basi tersebut memang di anggap lain sebab orangnya sering berteman dengan perempuan bernama titit tutut dan totot, pantas saja homo temannyapun betina betina aja. 

Jhon tapai botol saparela tersebut tertangkap CCTV pernah ngocok terongnya di wc DPRD Negeri Antah Berantah. 

Jhon tapai jhon ketan jhon duku jhon panci
Sekian dulu dan Terima kasih.
Share:

Jhon Tapai Mulai Berkeringat Dingin,Kasus Korupsinya Bakal di Sidangkan.

 

Cerita Negeri Antah Berantah. 
Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Kasus Korupsi proyek pokir Jhon tapai bekasam kodok kurap, Anggota DPRD dari Partai Kiyai Sejahtera bakal di sidang oleh kejaksaan kabupaten Negeri Antah Berantah, jhon tapai ketan basi comberan babi mulai angat dingin,  angat angat, dingin dingin tak berdaya bernanah bagai beruk Israil laknatullah. 

Manusia munafik yang suka menjual agama dan akidah tersebut saat ini malu setengah mati, karena ternyata di balik keagamaan dan ke akidahannya jhon mulut Bebek cacingan tersebut makan duit haram, duit korupsi proyek pokir di atas penderitaan rakyat dan caleg di bawahnya. 

Jhon tapai Kondor betok tersebut menerima akibatnya masuk penjara di pecat partainya serta di kucilkan para munafik kancut pink. 

Gerombolan pengurus partai kancut pink tersebut juga bakal merasakan akibatnya hancur reputasinya karena kasus kasus yang di sembunyikan rapat rapat mulai di bongkar dan di laporkan ke polisi serta Jaksa. mulai dari ketua partai, sekretaris dan bendahara. 

Kembali ke jhon tapai selontok monyong monyet tersebut saat ini kondisinya mulai kurus kering dan sudah berwasiat kepada istrinya dan meninggalkan pesan pesan menohok, istrinya pun terkaget kaget tak percaya jika suaminya Jhon lenong adalah lonte lanang dan pecundang politik, tukang korupsi duit rakyat. 

Jhon tapai kerak kudis selebew selain masuk bui dirinya diramalkan mati muda akibat menahan malu. 

Kuburannyapun akan di gali dan jasadnya yang tidak di terima bumi karena menjual akidah tersebut akan di lempar ke selokan dan di biarkan berbelatung sebagai makanan anjink pasar sampai tersisa kerangka dan mulut monyongnya saja. 

Kisah jhon tapai beruk kancut tersebut sudah menyebar ke kalangan partai provinsi sampai partai pusat. 

Wajatu wajahiya... Sapi bersepatu Gajah bekopiyah.... Uhui.
Share:

Janggal, Robohnya Tribun Lapangan Sepak Bola Desa Talang Nangka mendadak di Perbaiki.



Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Robohnya tribun lapangan sepak bola Desa Talang Nangka Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim menimbulkan kecurigaan yang mendasar, ada apa  !! 
Tribun bernilai miliyaran tersebut pasca roboh terpantau pada tanggal 16 februari 2026 di perbaiki oleh beberapa pekerja, saat di tanya salah satu pekerja tersebut mengaku mendapat perintah dari seorang kontraktor inisial AD, " Di suruh pak AD prabumulih pak " Jawabnya di lokasi ketika awak media menyambangi langsung di Desa Talang Nangka sore 16 februari 2026.

Kecurigaan yang pertama yaitu sampai dengan saat ini tidak ada pernyataan resmi dari BMKG jika telah terjadi bencana alam pada hari kejadian di lokasi tersebut seperti puting beliung. 

Kecurigaan yang kedua, pihak Dispora Kabupaten Muara Enim belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait apakah masa pemeliharaan telah berakhir apakah masih berjalan pada waktu kejadian. 

Jika dua kecurigaan tersebut benar adanya maka besar kemungkinan robohnya atap tribun tersebut kuat dugaan di karenakan tidak sesuai sepeksifikasi. 

Selain itu awak media mendapati juga bukti kuat jika material penyangga seperti tiang di duga telah berubah dari sejenis rangka baja menjadi besi bulat, ada apa  !! sebenarnya spek pekerjaannya seperti apa. 

Karena telah terjadi perbaikan di duga dari pihak kontraktor dan di duga keras juga telah habis masa pemeliharaan menurut Aktivis Muara Enim Sobirin Flores proyek tersebut wajib di usut tuntas, " terkesan menutupi alat bukti, wajib di laporkan dan kawal sampai tuntas " Ujarnya kepada awak media. 
Selain atap tribun roboh dari pantauan awak media di lokasi beberapa item pekerjaan lain telah mengalami kerusakan seperti konblok yang retak bahkan ada beberapa yang rusak, cat mengelupas serta besi berkarat dan tempat duduk tribun amblas di beberapa titik. 

Dari kabar yang tersebar proyek tersebut merupakan pokir salah satu pimpinan partai sekaligus salah satu dari pimpinan DPRD kabupaten Muara Enim. 

Sementara itu kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muara Enim Ardian Arifanardi, AP., M.Si. melalui sekretaris Dispora Hendy pebriansyah, S.Stp, M.M di konfirmasi melalui pesan Whats App sabtu 28 Maret 2026 bahwa pekerjaan tersebut dilaksanakan di tahun anggaran 2025, dan pada saat ini menunggu hasil laporan dari tim BPK yang melakukan pemeriksaan awal maret kemarin, " tahun kemaren itu pak 2025, sekarang lagi nunggu hasil laporan tim BPK " ujarnya.
Share:

Dua Petinggi Partai di Laporkan Ke APH ,Dugaan Proyek pokir Di Arahkan.

                 SOBIRIN FLORES
Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Dua petinggi partai di Kabupaten Muara Enim di laporkan ke APH, JD ketua Majelis Pertimbangan Daerah dan YE bendahara partai, JD merupakan anggota dewan aktif dari dapil 2 sedangkan YE mantan anggota Dewan dari dapil 1.

Berdasarkan keterangan pelapor dirinya menduga telah terjadi korupsi gaya baru lintas pengurus partai, ada indikasi kongkalikong masif antara vendor dan oknum JD serta YE. 

Oknum vendor tersebut selama ini dekat dan bersahabat dengan JD maupun YE, saat YE menjabat anggota dewan vendor tersebut di duga pernah mengerjakan proyek pokir YE sebuah jalan di kota Muara Enim dan saat JD menjabat anggota Dewan vendor tersebut di duga juga mengerjakan pokir JD yaitu pembangunan balai desa Perjito kecamatan Gunung megang. 

Dua proyek tersebut apakah terendus aliran dana ke JD dan YE atau terindikasi menerima fee proyek yang dapat mengarah kepada tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan jabatan dan wewenang akan di dalami oleh penyidik Kejaksaan Negeri Muara Enim dengan dasar laporan pelapor secara tertulis. 

Menurut pelapor dirinya sudah kali kedua menyampaikan keterangan secara lisan kepada penyidik Kejari Muara Enim terkait dugaan korupsi tersebut mulai dasar dugaan pelapor, lokasi proyek, serta asumsi kebutuhan dana pemilu YE dan dugaan tindakan korupsi yang mengarah ke pengembalian modal pemilu oknum JD. 

Pelapor menyampaikan akan mengawal laporan tersebut secara tuntas hingga ke meja hijau sebagai bentuk apresiasi dukungan ke pihak Kejari Muara Enim dalam penindakan korupsi, khusunya korupsi gaya baru oleh oknum pengurus partai tersebut. 

Sementara itu aktivis anti korupsi Sobirin Flores mendukung pengusutan laporan tersebut secara tuntas demi mempertimbangkan rasa keadilan. " Pokir sudah meresahkan APH jangan di sepelekan, tidak ada kata pandang bulu, KPK pernah menangkap Dewan Muara Enim begitupun Kejati Sumsel inilah saatnya Kejari Muara Enim juga unjuk gigi " Ujarnya.
Share:

SY Tak Hadiri Sidang Perdana Perceraian Dengan Istri Sahnya.



Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Beredar kabar senin 9 Maret 2026, berlangsung sidang perceraian SY dan istri sahnya di Pengadilan Agama Muara Enim, tetapi sangat di sayangkan menurut kabar SY tidak menghadiri sidang tersebut, sampai dengan berita ini di turunkan belum diketahui sebab ke tidak hadiran SY tersebut. 

Dengan adanya sidang perceraian tersebut Publik kota Muara Enim sontak terperangah, kaget dan tidak percaya. 

Karena sebelumnya muncul pemberitaan tentang isu perselingkuhan SY dan wanita idaman lain, sontak saja publik menebak nebak apakah itu penyebab terjadinya perceraian tersebut ataukah ada penyebab lain seperti Kekerasan dalam rumah tangga. 

Untuk di ketahui SY merupakan Anggota DPRD kabupaten Muara Enim dan juga pimpinan salah satu Pondok Pesantren di Kota Muara Enim, SY pernah maju dalam kontestasi Pilkada Muara Enim berpasangan dengan Shinta Paramita Sari. 

Di kabarkan juga jika istri sah SY telah melaporkan SY ke Dewan etik partai atas dugaan perselingkuhan dan KDRT. 

Sementara itu menurut sumber di duga keras pengurus partai sudah mengetahui lama kasus perselingkuhan SY tetapi seolah membiyarkan kejadian tersebut, usut punya usut oknum pimpinan partai tersebut sentimental dan tidak menghendaki suara terbanyak kedua mengantikan SY jika SY di pecat partai. 

Barulah ketika ramai pemberitaan pengurus partai seolah kebakaran jenggot. 

Pihak partai tersebut juga tidak pernah menggubris, menyanggah ataupun membatah konfirmasi awak media ini.

Setelah Media ini Mengkonfirmasi Ketua
DPRD Muara Enim melalui Pesan WhatsApp terkait Oknum SY sidang Perceraian Pertama di Pengadilan Agama
Muara Enim,sampai Berita ini di Terbitkan
Belum ada tanggapan,hanya di baca saja.
Share:

Api Pokir Menyala nyala,Oknum Dewan JD dan Mantan Dewan YE Di Laporkan Ke APH.



Muara Enim -
InformasiPers.my.Id.
Dampak isu krusial proyek Pokok pikiran DPRD terus menyala, oknum Dewan JD dan YE di laporkan ke aparat penegak hukum, JD merupakan mantan ketua parpol dan saat ini menjabat sebagai MPD sebuah partai di kabupaten Muara Enim, dan YE merupakan mantan Dewan sekaligus Bendahara partai yang sama dengan JD. 

JD di laporkan terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang mengarah ke perbuatan koruktif terkait proyek pokir, salah satunya pembangunan balai desa Perjito kecamatan Gunung Megang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Muara Enim, JD Merupakan Anggota Dewan yang berasal dari Dapil 2 tersebut.

Pembangunan balai desa tersebut di duga keras di kerjakan perusahaan kota palembang atau kemungkinan telah terjadi pinjam pakai perusahaan. 

Menurut pelapor ilustrasi korupsi tersebut sangat menarik perhatian karena di duga keras ada keterlibatan orang orang yang notabene petinggi petinggi partai, mulai dari bendahara partai sampai Majelis Pertimbangan Daerah, lebih rinci iya menjelaskan jika satu vendor bisa mengerjakan beberapa kegiatan fisik proyek pokir dari dewan aktif dan mantan Dewan dari satu partai yang sama tersebut. 

Tidak hanya di sampai di sana, indikasi Kong kalikong kader partai tersebut juga terendus di di sebuah CRS perusahaan ternama di kabupaten Muara Enim, mulai dari proyek replanting sampai pelatihan entrepreneur yang di arahkan ke pengurus partai dan kader partai yang di duga bertujuan menambah amunisi pemilu para kadernya. 

Selain itu terendus juga tindakan pengarahan dana aspirasi DPRD provinsi tahun 2019 ke yayasan pendidikan milik pribadi di kota indralaya dan kota palembang dari partai yang sama. 

Proyek proyek pokir Anggota DPRD lain dari partai tersebut juga tidak lepas dari indikasi pengarahan ke beberapa kontraktor. 

Atas banyaknya indikasi indikasi penyimpangan dan penyalahgunaan jabatan oleh oknum Dewan sekaligus kader kader partai tersebut, terindikasi sudah menjadi pola partai dalam memperkaya kader kader mereka oleh karena itu sangat baik jika Aparat Penegak Hukum mengungkap gerakan korupsi kader kader partai tersebut. 

Selain itu pelapor mengungkap jika laporannya tersebut akan di kawal sampai ke meja hijau sebagai bentuk peringatan keras bagi wakil rakyat yang rela menjual kehormatan dan harga diri. 

Sementara itu Dengan kejadian penangkapan Anggota Dewan kabupaten Muara Enim Baru baru ini oleh pihak Kejati Sumsel, Kejati Sumsel mengisyaratkan kepada seluruh jajaraan kejari di daerah untuk menangkap siapa saja yang melakukan korupsi tampa pandang bulu tak terkecuali Anggota Dewan.
Share:

Oknum Dewan Di Tangkap Kejati Sumsel ,Siapa Selanjutnya Menyusul.



Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Gempar tak berkesudahan masih terjadi di bumi serasan sekundang, Bapak dan anak di tangkap Kejati Sumsel terkait proyek tujuh Miliyar air lemutu, ironisnya si Bapak KT merupakan oknum anggota DPRD kabupaten Muara Enim. 

Selain KT yang telah di tangkap, publik menanti apakah akan ada lagi oknum Dewan lain yang melakukan tindakan koruptif demi menimbun pundi pundi keuntungan. 

Baru baru ini ada salah satu dugaan yang mengarah kepada penyalahgunaan jabatan dan wewenang dan berasumsi ke perbuatan koruptif oleh oknum Dewan aktif dan juga oknum mantan Anggota Dewan dari satu partai yang sama JD dan YE. 

Dugaan tersebut telah di laporkan ke kejaksaan Negeri Muara Enim dan dari informasi laporan tersebut saat ini sedang di dalami serius. 

Menarik untuk di cermati atau memang pertanda alam setelah kasus Bapak dan anak apakah selanjutnya Kasus Dewan dan Mantan Dewan yang akan bergulir dan di ungkap ke publik. 

Pelaporan tersebut merupakan referensi gejolak di publik terkait isu isu proyek pokir yang tidak hanya menyupai usulan tetapi jauh menusuk ke intervensi wewenang intansi penguna anggaran bahkan unit lelang yang tidak semestinya di kotori oleh ketamakan. 

Selain itu, selain menjadi gejolak publik pihak Kejati Sumsel telah menabuh gendang dan memberi contoh serta semangat kepada para Kejari  jika penindakan hukum tidak pandang bulu dan tampa terkecuali meskipun bertitel wakil rakyat. 

Semoga saja semangat Kejati Sumsel tersebut dapat menjadi era baru pengungkapan isu isu krusial, gejolak di publik terkait wewenang wakil rakyat dan yang paling terpenting adalah korupsi memang harus di tumpas ke akarnya.

Di konfirmasi melalui pesan Whats App pelapor menjelaskan jika laporan tersebut bergulir dan telah di telaah serta di dalami,  " Terima kasih kepada Bapak kejari beserta tim penyidik atas respon baik pelaporan tersebut , semoga sampai ke meja hijau sebagai pelajaran bagi wakil rakyat yang rela menjual harga diri demi ketamakan " Ujarnya.
Share:

Momentum Ramadhan 1447 H, Polsek Rambang Laksanakan Sholat Subuh Keliling di Mesjid Jami At- Taqwa Desa shugih Waras.



Muara Enim - 
InformasiPers .my.id.
Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Polsek Rambang, Polres Muara Enim melaksanakan kegiatan sholat subuh keliling di wilayah hukumnya, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota Polri bersama masyarakat.

Di puasa ke-18 pada bulan suci Ramadhan 1447 H kegiatan sholat subuh keliling bertempat di Masjid Jami At-Taqwa Desa Sugihwaras, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Minggu (08/3/2026) sekira pukul 04.30 Wib.
Adapun rangkaian kegiatan sholat subuh keliling ini akan terus dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di masjid-masjid di wilayah hukum Polsek Rambang, Polres Muara Enim.

Kegiatan sholat subuh keliling ini dihadiri oleh Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, diwakili oleh Kanit Provost Aiptu Surmiyadi, Bhabinkamtibmas Aipda Kharis Natalleza, Briptu Adi Candra, Kades Sugihwaras diwakili oleh Perangkat Desa, Imam masjid H.M Lidin, Pengurus dan jemaah masjid At-Taqwa Desa Sugihwaras.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi sholat subuh berjamaah bersama jamaah Masjid At-Taqwa dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, menyampaikan bahwa kegiatan sholat subuh keliling ini merupakan salah satu upaya Polri dalam menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan 1447 H yang penuh berkah. 

"Melalui kegiatan sholat subuh keliling ini, kami berharap dapat mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan," ujar IPTU Zulkarnain.

Melalui kegiatan sholat subuh keliling ini, Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan suasana yang damai, nyaman, dan penuh keberkahan selama bulan Ramadhan.

"Kegiatan sholat subuh keliling berjamaah ini tidak hanya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas agar wilayah hukum Polsek Rambang, tetap kondusif, khususnya di bulan suci Ramadhan," tutup IPTU Zulkarnain.

Masyarakat Desa Sugihwaras menyambut baik kehadiran Polsek Rambang dalam kegiatan ini. Mereka merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah serta aktivitas sehari-hari berkat kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah mereka.
Share:

Dapur Cigeulis 002 Luncurkan Program SPPG Dapur MBG Tingkatkan Kesehatan Anak Sekolah di Pandeglang.



Pandeglang -- 
Informasipers .my.id.
(31 Januari 2026)
Dapur Cigeulis 002 secara resmi meluncurkan program SPPG (Sarana Penyediaan Pangan Gizi) Dapur MBG (Menu Bergizi) di Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang. Acara grand launching ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi V, Ketua Umum Forum Komunikasi Industri Kecil Menengah Provinsi Banten, Bapak Danramil Kecamatan Cigeulis, Kapolsek Cigeulis, Puskesmas Cigeulis, Ketua PGRI Cigeulis, Kepala Desa Cigeulis, serta Korcam BGN Cigeulis.

Program Dapur MBG Cigeulis 002 ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Cigeulis, khususnya Desa Cigeulis. Melalui program ini, rencananya akan dilakukan distribusi makanan bergizi ke berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK serta Pesantren di seluruh wilayah Kecamatan Cigeulis.

Dalam sambutannya, Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi V menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari semua pihak terhadap program ini. "Program Dapur MBG Cigeulis 002 seirama dengan upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak," ujarnya.

Program Dapur MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi sekolah dan orang tua tentang pentingnya pola makan sehat dan kebersihan makanan. Dengan kolaborasi antara pihak sekolah, dan Puskesmas, diharapkan tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Share:

INDONESIA

BERITA INDONESIA

BREAKING NEWS