Api Pokir Menyala nyala,Oknum Dewan JD dan Mantan Dewan YE Di Laporkan Ke APH.



Muara Enim -
InformasiPers.my.Id.
Dampak isu krusial proyek Pokok pikiran DPRD terus menyala, oknum Dewan JD dan YE di laporkan ke aparat penegak hukum, JD merupakan mantan ketua parpol dan saat ini menjabat sebagai MPD sebuah partai di kabupaten Muara Enim, dan YE merupakan mantan Dewan sekaligus Bendahara partai yang sama dengan JD. 

JD di laporkan terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang mengarah ke perbuatan koruktif terkait proyek pokir, salah satunya pembangunan balai desa Perjito kecamatan Gunung Megang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Muara Enim, JD Merupakan Anggota Dewan yang berasal dari Dapil 2 tersebut.

Pembangunan balai desa tersebut di duga keras di kerjakan perusahaan kota palembang atau kemungkinan telah terjadi pinjam pakai perusahaan. 

Menurut pelapor ilustrasi korupsi tersebut sangat menarik perhatian karena di duga keras ada keterlibatan orang orang yang notabene petinggi petinggi partai, mulai dari bendahara partai sampai Majelis Pertimbangan Daerah, lebih rinci iya menjelaskan jika satu vendor bisa mengerjakan beberapa kegiatan fisik proyek pokir dari dewan aktif dan mantan Dewan dari satu partai yang sama tersebut. 

Tidak hanya di sampai di sana, indikasi Kong kalikong kader partai tersebut juga terendus di di sebuah CRS perusahaan ternama di kabupaten Muara Enim, mulai dari proyek replanting sampai pelatihan entrepreneur yang di arahkan ke pengurus partai dan kader partai yang di duga bertujuan menambah amunisi pemilu para kadernya. 

Selain itu terendus juga tindakan pengarahan dana aspirasi DPRD provinsi tahun 2019 ke yayasan pendidikan milik pribadi di kota indralaya dan kota palembang dari partai yang sama. 

Proyek proyek pokir Anggota DPRD lain dari partai tersebut juga tidak lepas dari indikasi pengarahan ke beberapa kontraktor. 

Atas banyaknya indikasi indikasi penyimpangan dan penyalahgunaan jabatan oleh oknum Dewan sekaligus kader kader partai tersebut, terindikasi sudah menjadi pola partai dalam memperkaya kader kader mereka oleh karena itu sangat baik jika Aparat Penegak Hukum mengungkap gerakan korupsi kader kader partai tersebut. 

Selain itu pelapor mengungkap jika laporannya tersebut akan di kawal sampai ke meja hijau sebagai bentuk peringatan keras bagi wakil rakyat yang rela menjual kehormatan dan harga diri. 

Sementara itu Dengan kejadian penangkapan Anggota Dewan kabupaten Muara Enim Baru baru ini oleh pihak Kejati Sumsel, Kejati Sumsel mengisyaratkan kepada seluruh jajaraan kejari di daerah untuk menangkap siapa saja yang melakukan korupsi tampa pandang bulu tak terkecuali Anggota Dewan.
Share:

INDONESIA

BERITA INDONESIA

BREAKING NEWS