Oknum Dewan Di Tangkap Kejati Sumsel ,Siapa Selanjutnya Menyusul.



Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Gempar tak berkesudahan masih terjadi di bumi serasan sekundang, Bapak dan anak di tangkap Kejati Sumsel terkait proyek tujuh Miliyar air lemutu, ironisnya si Bapak KT merupakan oknum anggota DPRD kabupaten Muara Enim. 

Selain KT yang telah di tangkap, publik menanti apakah akan ada lagi oknum Dewan lain yang melakukan tindakan koruptif demi menimbun pundi pundi keuntungan. 

Baru baru ini ada salah satu dugaan yang mengarah kepada penyalahgunaan jabatan dan wewenang dan berasumsi ke perbuatan koruptif oleh oknum Dewan aktif dan juga oknum mantan Anggota Dewan dari satu partai yang sama JD dan YE. 

Dugaan tersebut telah di laporkan ke kejaksaan Negeri Muara Enim dan dari informasi laporan tersebut saat ini sedang di dalami serius. 

Menarik untuk di cermati atau memang pertanda alam setelah kasus Bapak dan anak apakah selanjutnya Kasus Dewan dan Mantan Dewan yang akan bergulir dan di ungkap ke publik. 

Pelaporan tersebut merupakan referensi gejolak di publik terkait isu isu proyek pokir yang tidak hanya menyupai usulan tetapi jauh menusuk ke intervensi wewenang intansi penguna anggaran bahkan unit lelang yang tidak semestinya di kotori oleh ketamakan. 

Selain itu, selain menjadi gejolak publik pihak Kejati Sumsel telah menabuh gendang dan memberi contoh serta semangat kepada para Kejari  jika penindakan hukum tidak pandang bulu dan tampa terkecuali meskipun bertitel wakil rakyat. 

Semoga saja semangat Kejati Sumsel tersebut dapat menjadi era baru pengungkapan isu isu krusial, gejolak di publik terkait wewenang wakil rakyat dan yang paling terpenting adalah korupsi memang harus di tumpas ke akarnya.

Di konfirmasi melalui pesan Whats App pelapor menjelaskan jika laporan tersebut bergulir dan telah di telaah serta di dalami,  " Terima kasih kepada Bapak kejari beserta tim penyidik atas respon baik pelaporan tersebut , semoga sampai ke meja hijau sebagai pelajaran bagi wakil rakyat yang rela menjual harga diri demi ketamakan " Ujarnya.
Share:

INDONESIA

BERITA INDONESIA

BREAKING NEWS