This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tingkatkan Kebersihan Lingkungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Terjun Langsung Kelapangan Bersama Camat Lembak dan kepala Desa Lembak.

Muara Enim --
InformasiPers. My. Id. 
Warga Desa Lembak Bergotong Royong di pimpin langsung Oleh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)DR.H.Rinaldo,S.STP.,M.SI.
Kabupaten Muara Enim, Terjun langsung kelapangan.Di Mana tempat Tumpukan Sampah yang sudah lama menumpuk, yang terletak di pinggiran jalan Propinsi Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, Kampung satu, menuju Kabupaten Pali Tepatnya di atas jalan pipah Pertamina.Sabtu ( 04 -- 04 -- 2026 ) 
Kegiatan ini melibatkan kepala Dinas Lingkungan Hidup(DLH) DR. H. Rinaldo,S.STP.M.SI.
Muara Enim, Camat Lembak (Didi Haryanto,S.Kom) . Kepala Desa Lembak(Jasmadi.SH.) ketua Badan Permusyawaratan Desa(BPD) Antono, S. Sos.berserta  beberapa Warga yang turut Hadir. 
Dengan sigap Kadin (Ronaldo)
 Di Bantu Camat lembak(Didi)dan Kepala Desa Lembak (Jasmadi) menghubungi Pihak Seleraya Belida
( SRB) meminta Bantuan Alat Berat
Exsavator Mini.dan Dua mobil pengangkut Sampah yang di di datangkan dari kecamtan Gelumbang. kemudian Sampah tersebut di bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kecamatan Gelumbang Desa Putak. 

Setelah media ini Mengkonfirmasi
Kepala Dinas DR. H. Rinaldo, S.STP,. M. SI. Melalui pesan whatsApp," 
Rencana akan mengajukan melalui Camat dan Kades Lembak untuk
di Buat Bok Sampah Permanen. Ke perusahaan td. Segera Kades membuat RAB,dan Gambar untuk di ajukan Ke perusahaan PT. Seleraya Belida ( SRB) . 

Pewarta
(Red) 

Share:

Jurus Takiro Sodomi Sapi Ala Jhon Tapai Panci.



Cerita Negeri Antah Berantah. 
InformasiPers.my.id.
Semakin menjadi jadi aksi gila jhon tapai panci lonjong, selain memperbesar terong dengan mengikuti ritual mak erot serta melakukan onani oye mengunakan sabun colek cuci piring merk dangdut kini jhon tapai mulai melakukan  jurus Takiro Sodomi sapi..... Oye. 

Ritual Takiro sodomi sapi tersebut rutin di lakukan oleh jhon tapai Yahudi Israel monyong monyet antan delapan setiap sebulan sekali, jhon tapai tetek babi tersebut akan melakukan ritual ketika bulan purnama muncul alias pertengahan bulan. 

Jhon tapai ale ale tersebut sudah menyiapkan sapi merah ala india seperti upacara kesucian agama nehi nehi aca aca preet. 

Sebelum di sodomi oleh jhon tapai saiton keling, Sapi merah montok yang sudah di persiapkan tersebut di poler tepung merah kuning hijau kelabu di seluruh tubuhnya,  selanjutnya muka sapi wanita betina tersebut di tandai kapur putih pertanda keperawanan sapina wanita betina tersebut siap di serahkan kepada jhon tapai dajjal marimas rasa blueberry. 

Teng ....tepat pukul nol nol ritual pun di mulai, jhon tapai oye mulai mematikan lampu kandang sapi pak de supeno, dirinya sedikit menyiapkan batu bata sebagai pijakan untuk menyelaraskan lurus terongnya ke lobang sapina oneng koneng bar tai tai.... 

Sembari mendengarkan musik iklan sabun lux ola Oh by be jhon tapai homo mulai memasukkan terongnya maju mundur, mundur maju, mundur mundur, maju maju sampai klimaks terong jhonpun bar tai tai..... Jhon jhon ke piye. 

 jhon tai sapi pimpinan Partai Kiyai Sejahtera anggota Dewan termonyong di Negeri Antah Berantah, homo lesong banci kaleng, ular berkepala betok, anjink kurap partai, Yahudi berkedok agama, predator anak anak, dajjal kamprett ebles saiton kehidupannya begitu menjijikkan rai pecak kancut bini pai ontel, kening panjang sesenti belor, kalu nak di peker peker tando tando akhir zaman memang la dekat sebab waris dajjal tukang sodomi sapi sudah muncul ke permukaan. 

Dialah Jhon tapai alias jhon panci sahabat Bro Yadi tukang selingkuh berkedok kiyai..... Uye.
Share:

Ramuan Vitalitas Ala Jhon tapai Homo,Dari Obat Oles Terong sampai Pelicin Sabun Dangdut.


Cerita Negeri Antah Berantah. 
InformasiPers.my.id.
Nafsu birahi ke Homo homoan Jhon tapai Israel kian menjadi jadi, sangking exstrimya Jhon tapai rela diam diam membeli ramuan pembesar terong sampai dengan pelicin onani oye. 

Sembari reses ke Negeri jambi, di tengah perjalanan jhon panci banci kuali sapi menyempatkan diri berpisah dari rombongan Dewan lainnya hanya untuk menemui mak erot, orang pintar urut vitalitas menggunakan minyak kura kura, getah kates, sisik kurap pai ontel, minyak Samin, biji labu, cacing panggang plus bumbu basah asam padeh padang. 

Sebagai homo lesong banci kaleng, jhon tapai harus terlihat gagah di depan pria pria incarannya, mulai dari rambut di sisir belah samping meski jidat terlihat panjang sesenti, berbaju kemeja kotak kotak pink dan bergambar pinguin, berdasi kupu kupu dan berkaca mata nyentrik sampai menjaga mulut monyong monyet tetap berkilau. 

Predator anak anak kecil tersebut harus di awasi oleh orang tua sebab penyakit homo jhon tapai sudah kronis level lima belas, terongnnya tak mampu di tahan ketika melihat laki laki imut apalagi anak kecil. 

Berkedok membuka kursus dan bimbel aksi jhon tapai sering di lancarkan, bagi orang tua yang sayang anaknya jangan pernah mengikuti bimbel kursus di rumah jhon monyong galon tersebut. 

Waspadalah 

Baru baru ini jhon tapai terciduk di supermarket kota membeli berbagai jenis pelicin onani , mulai dari hambodi viva cap mawar , sabun cair saset soklin, minyak rambut gasby, minyak sayur fortune sampai sabun colet pencuci piring merk Dangdut. 

Oleh karena itu orang tua harus tetap waspada dari jhon tapai pimpinan PKS alias Partai Kiyai Sejahtera. 

Waspadalah waspadalah...
Share:

Gawat,Salah Satu Pimpinan Partai Kiyai Sejahtera Ternyata Homo.


Cerita Negeri Antah Berantah. 
InformasiPers.my.id.
Jhon tapai panci lonjong salah satu pimpinan Partai Kiyai Sejahtera ternyata lesong alias banci kaleng alias Homo tomo momo komo nomo lono celono ajinomoto.... Uhui. 

Mulut jhon tapai monyong monyet lebih seperapat pecak mulut sepat, ternyata mulut monyong jhon tapai lendir babi tersebut hobi mut mut permen kojek sailorman alias terong nangko belando. 

Berkedok pengajian jhon tapai kunt#l hobi mengumpulkan jejaka jejaka polos untuk di raba raba paksa di peluk peluk cipika cipiki sebagai bahan onani sebelum tidur otong muncrat di hotel selagi reses kunjungan negara.... Ha..ha.. ha. Jhon jhon kepiye to. 

Jhon tapai kerak balor serendet tersebut mengidap penyakit homo tersebut sejak masih SMA, jhon tapai muda pernah di lesong lewat pantat belakang oleh guru honornya di wc samping kantin sekolah juminten . 

Karena berkali kali di lesong dan tidak hamil akhirnya penyakit homopun menular ke dirinya, karena sudah ada korban lesong di tempat tinggalnya dahulu akhirnya dirinya pindah ke Negeri Antah Berantah tempat asal istrinya. 

Jhon tapai pimpinan Partai Kiyai Sejahtera tersebut membuka kursus bagi anak anak kecil sembari meraba meraba tubuh polos anak anak kecil. 

Hati hati bagi orang tua yang mengkursuskan anak anak kecil di tempat jhon homo predator lobang sempit, karena tapai Israil tersebut sudah stadium sebelas dan hampir dua belas sedikit lagi tiga belas terus empat belas sampai lima belas. 

Di mata teman teman DPRnya tapai lontong basi tersebut memang di anggap lain sebab orangnya sering berteman dengan perempuan bernama titit tutut dan totot, pantas saja homo temannyapun betina betina aja. 

Jhon tapai botol saparela tersebut tertangkap CCTV pernah ngocok terongnya di wc DPRD Negeri Antah Berantah. 

Jhon tapai jhon ketan jhon duku jhon panci
Sekian dulu dan Terima kasih.
Share:

Jhon Tapai Mulai Berkeringat Dingin,Kasus Korupsinya Bakal di Sidangkan.

 

Cerita Negeri Antah Berantah. 
Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Kasus Korupsi proyek pokir Jhon tapai bekasam kodok kurap, Anggota DPRD dari Partai Kiyai Sejahtera bakal di sidang oleh kejaksaan kabupaten Negeri Antah Berantah, jhon tapai ketan basi comberan babi mulai angat dingin,  angat angat, dingin dingin tak berdaya bernanah bagai beruk Israil laknatullah. 

Manusia munafik yang suka menjual agama dan akidah tersebut saat ini malu setengah mati, karena ternyata di balik keagamaan dan ke akidahannya jhon mulut Bebek cacingan tersebut makan duit haram, duit korupsi proyek pokir di atas penderitaan rakyat dan caleg di bawahnya. 

Jhon tapai Kondor betok tersebut menerima akibatnya masuk penjara di pecat partainya serta di kucilkan para munafik kancut pink. 

Gerombolan pengurus partai kancut pink tersebut juga bakal merasakan akibatnya hancur reputasinya karena kasus kasus yang di sembunyikan rapat rapat mulai di bongkar dan di laporkan ke polisi serta Jaksa. mulai dari ketua partai, sekretaris dan bendahara. 

Kembali ke jhon tapai selontok monyong monyet tersebut saat ini kondisinya mulai kurus kering dan sudah berwasiat kepada istrinya dan meninggalkan pesan pesan menohok, istrinya pun terkaget kaget tak percaya jika suaminya Jhon lenong adalah lonte lanang dan pecundang politik, tukang korupsi duit rakyat. 

Jhon tapai kerak kudis selebew selain masuk bui dirinya diramalkan mati muda akibat menahan malu. 

Kuburannyapun akan di gali dan jasadnya yang tidak di terima bumi karena menjual akidah tersebut akan di lempar ke selokan dan di biarkan berbelatung sebagai makanan anjink pasar sampai tersisa kerangka dan mulut monyongnya saja. 

Kisah jhon tapai beruk kancut tersebut sudah menyebar ke kalangan partai provinsi sampai partai pusat. 

Wajatu wajahiya... Sapi bersepatu Gajah bekopiyah.... Uhui.
Share:

Janggal, Robohnya Tribun Lapangan Sepak Bola Desa Talang Nangka mendadak di Perbaiki.



Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Robohnya tribun lapangan sepak bola Desa Talang Nangka Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim menimbulkan kecurigaan yang mendasar, ada apa  !! 
Tribun bernilai miliyaran tersebut pasca roboh terpantau pada tanggal 16 februari 2026 di perbaiki oleh beberapa pekerja, saat di tanya salah satu pekerja tersebut mengaku mendapat perintah dari seorang kontraktor inisial AD, " Di suruh pak AD prabumulih pak " Jawabnya di lokasi ketika awak media menyambangi langsung di Desa Talang Nangka sore 16 februari 2026.

Kecurigaan yang pertama yaitu sampai dengan saat ini tidak ada pernyataan resmi dari BMKG jika telah terjadi bencana alam pada hari kejadian di lokasi tersebut seperti puting beliung. 

Kecurigaan yang kedua, pihak Dispora Kabupaten Muara Enim belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait apakah masa pemeliharaan telah berakhir apakah masih berjalan pada waktu kejadian. 

Jika dua kecurigaan tersebut benar adanya maka besar kemungkinan robohnya atap tribun tersebut kuat dugaan di karenakan tidak sesuai sepeksifikasi. 

Selain itu awak media mendapati juga bukti kuat jika material penyangga seperti tiang di duga telah berubah dari sejenis rangka baja menjadi besi bulat, ada apa  !! sebenarnya spek pekerjaannya seperti apa. 

Karena telah terjadi perbaikan di duga dari pihak kontraktor dan di duga keras juga telah habis masa pemeliharaan menurut Aktivis Muara Enim Sobirin Flores proyek tersebut wajib di usut tuntas, " terkesan menutupi alat bukti, wajib di laporkan dan kawal sampai tuntas " Ujarnya kepada awak media. 
Selain atap tribun roboh dari pantauan awak media di lokasi beberapa item pekerjaan lain telah mengalami kerusakan seperti konblok yang retak bahkan ada beberapa yang rusak, cat mengelupas serta besi berkarat dan tempat duduk tribun amblas di beberapa titik. 

Dari kabar yang tersebar proyek tersebut merupakan pokir salah satu pimpinan partai sekaligus salah satu dari pimpinan DPRD kabupaten Muara Enim. 

Sementara itu kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muara Enim Ardian Arifanardi, AP., M.Si. melalui sekretaris Dispora Hendy pebriansyah, S.Stp, M.M di konfirmasi melalui pesan Whats App sabtu 28 Maret 2026 bahwa pekerjaan tersebut dilaksanakan di tahun anggaran 2025, dan pada saat ini menunggu hasil laporan dari tim BPK yang melakukan pemeriksaan awal maret kemarin, " tahun kemaren itu pak 2025, sekarang lagi nunggu hasil laporan tim BPK " ujarnya.
Share:

Dua Petinggi Partai di Laporkan Ke APH ,Dugaan Proyek pokir Di Arahkan.

                 SOBIRIN FLORES
Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Dua petinggi partai di Kabupaten Muara Enim di laporkan ke APH, JD ketua Majelis Pertimbangan Daerah dan YE bendahara partai, JD merupakan anggota dewan aktif dari dapil 2 sedangkan YE mantan anggota Dewan dari dapil 1.

Berdasarkan keterangan pelapor dirinya menduga telah terjadi korupsi gaya baru lintas pengurus partai, ada indikasi kongkalikong masif antara vendor dan oknum JD serta YE. 

Oknum vendor tersebut selama ini dekat dan bersahabat dengan JD maupun YE, saat YE menjabat anggota dewan vendor tersebut di duga pernah mengerjakan proyek pokir YE sebuah jalan di kota Muara Enim dan saat JD menjabat anggota Dewan vendor tersebut di duga juga mengerjakan pokir JD yaitu pembangunan balai desa Perjito kecamatan Gunung megang. 

Dua proyek tersebut apakah terendus aliran dana ke JD dan YE atau terindikasi menerima fee proyek yang dapat mengarah kepada tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan jabatan dan wewenang akan di dalami oleh penyidik Kejaksaan Negeri Muara Enim dengan dasar laporan pelapor secara tertulis. 

Menurut pelapor dirinya sudah kali kedua menyampaikan keterangan secara lisan kepada penyidik Kejari Muara Enim terkait dugaan korupsi tersebut mulai dasar dugaan pelapor, lokasi proyek, serta asumsi kebutuhan dana pemilu YE dan dugaan tindakan korupsi yang mengarah ke pengembalian modal pemilu oknum JD. 

Pelapor menyampaikan akan mengawal laporan tersebut secara tuntas hingga ke meja hijau sebagai bentuk apresiasi dukungan ke pihak Kejari Muara Enim dalam penindakan korupsi, khusunya korupsi gaya baru oleh oknum pengurus partai tersebut. 

Sementara itu aktivis anti korupsi Sobirin Flores mendukung pengusutan laporan tersebut secara tuntas demi mempertimbangkan rasa keadilan. " Pokir sudah meresahkan APH jangan di sepelekan, tidak ada kata pandang bulu, KPK pernah menangkap Dewan Muara Enim begitupun Kejati Sumsel inilah saatnya Kejari Muara Enim juga unjuk gigi " Ujarnya.
Share:

SY Tak Hadiri Sidang Perdana Perceraian Dengan Istri Sahnya.



Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Beredar kabar senin 9 Maret 2026, berlangsung sidang perceraian SY dan istri sahnya di Pengadilan Agama Muara Enim, tetapi sangat di sayangkan menurut kabar SY tidak menghadiri sidang tersebut, sampai dengan berita ini di turunkan belum diketahui sebab ke tidak hadiran SY tersebut. 

Dengan adanya sidang perceraian tersebut Publik kota Muara Enim sontak terperangah, kaget dan tidak percaya. 

Karena sebelumnya muncul pemberitaan tentang isu perselingkuhan SY dan wanita idaman lain, sontak saja publik menebak nebak apakah itu penyebab terjadinya perceraian tersebut ataukah ada penyebab lain seperti Kekerasan dalam rumah tangga. 

Untuk di ketahui SY merupakan Anggota DPRD kabupaten Muara Enim dan juga pimpinan salah satu Pondok Pesantren di Kota Muara Enim, SY pernah maju dalam kontestasi Pilkada Muara Enim berpasangan dengan Shinta Paramita Sari. 

Di kabarkan juga jika istri sah SY telah melaporkan SY ke Dewan etik partai atas dugaan perselingkuhan dan KDRT. 

Sementara itu menurut sumber di duga keras pengurus partai sudah mengetahui lama kasus perselingkuhan SY tetapi seolah membiyarkan kejadian tersebut, usut punya usut oknum pimpinan partai tersebut sentimental dan tidak menghendaki suara terbanyak kedua mengantikan SY jika SY di pecat partai. 

Barulah ketika ramai pemberitaan pengurus partai seolah kebakaran jenggot. 

Pihak partai tersebut juga tidak pernah menggubris, menyanggah ataupun membatah konfirmasi awak media ini.

Setelah Media ini Mengkonfirmasi Ketua
DPRD Muara Enim melalui Pesan WhatsApp terkait Oknum SY sidang Perceraian Pertama di Pengadilan Agama
Muara Enim,sampai Berita ini di Terbitkan
Belum ada tanggapan,hanya di baca saja.
Share:

Api Pokir Menyala nyala,Oknum Dewan JD dan Mantan Dewan YE Di Laporkan Ke APH.



Muara Enim -
InformasiPers.my.Id.
Dampak isu krusial proyek Pokok pikiran DPRD terus menyala, oknum Dewan JD dan YE di laporkan ke aparat penegak hukum, JD merupakan mantan ketua parpol dan saat ini menjabat sebagai MPD sebuah partai di kabupaten Muara Enim, dan YE merupakan mantan Dewan sekaligus Bendahara partai yang sama dengan JD. 

JD di laporkan terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang mengarah ke perbuatan koruktif terkait proyek pokir, salah satunya pembangunan balai desa Perjito kecamatan Gunung Megang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Muara Enim, JD Merupakan Anggota Dewan yang berasal dari Dapil 2 tersebut.

Pembangunan balai desa tersebut di duga keras di kerjakan perusahaan kota palembang atau kemungkinan telah terjadi pinjam pakai perusahaan. 

Menurut pelapor ilustrasi korupsi tersebut sangat menarik perhatian karena di duga keras ada keterlibatan orang orang yang notabene petinggi petinggi partai, mulai dari bendahara partai sampai Majelis Pertimbangan Daerah, lebih rinci iya menjelaskan jika satu vendor bisa mengerjakan beberapa kegiatan fisik proyek pokir dari dewan aktif dan mantan Dewan dari satu partai yang sama tersebut. 

Tidak hanya di sampai di sana, indikasi Kong kalikong kader partai tersebut juga terendus di di sebuah CRS perusahaan ternama di kabupaten Muara Enim, mulai dari proyek replanting sampai pelatihan entrepreneur yang di arahkan ke pengurus partai dan kader partai yang di duga bertujuan menambah amunisi pemilu para kadernya. 

Selain itu terendus juga tindakan pengarahan dana aspirasi DPRD provinsi tahun 2019 ke yayasan pendidikan milik pribadi di kota indralaya dan kota palembang dari partai yang sama. 

Proyek proyek pokir Anggota DPRD lain dari partai tersebut juga tidak lepas dari indikasi pengarahan ke beberapa kontraktor. 

Atas banyaknya indikasi indikasi penyimpangan dan penyalahgunaan jabatan oleh oknum Dewan sekaligus kader kader partai tersebut, terindikasi sudah menjadi pola partai dalam memperkaya kader kader mereka oleh karena itu sangat baik jika Aparat Penegak Hukum mengungkap gerakan korupsi kader kader partai tersebut. 

Selain itu pelapor mengungkap jika laporannya tersebut akan di kawal sampai ke meja hijau sebagai bentuk peringatan keras bagi wakil rakyat yang rela menjual kehormatan dan harga diri. 

Sementara itu Dengan kejadian penangkapan Anggota Dewan kabupaten Muara Enim Baru baru ini oleh pihak Kejati Sumsel, Kejati Sumsel mengisyaratkan kepada seluruh jajaraan kejari di daerah untuk menangkap siapa saja yang melakukan korupsi tampa pandang bulu tak terkecuali Anggota Dewan.
Share:

Oknum Dewan Di Tangkap Kejati Sumsel ,Siapa Selanjutnya Menyusul.



Muara Enim --
InformasiPers.my.id.
Gempar tak berkesudahan masih terjadi di bumi serasan sekundang, Bapak dan anak di tangkap Kejati Sumsel terkait proyek tujuh Miliyar air lemutu, ironisnya si Bapak KT merupakan oknum anggota DPRD kabupaten Muara Enim. 

Selain KT yang telah di tangkap, publik menanti apakah akan ada lagi oknum Dewan lain yang melakukan tindakan koruptif demi menimbun pundi pundi keuntungan. 

Baru baru ini ada salah satu dugaan yang mengarah kepada penyalahgunaan jabatan dan wewenang dan berasumsi ke perbuatan koruptif oleh oknum Dewan aktif dan juga oknum mantan Anggota Dewan dari satu partai yang sama JD dan YE. 

Dugaan tersebut telah di laporkan ke kejaksaan Negeri Muara Enim dan dari informasi laporan tersebut saat ini sedang di dalami serius. 

Menarik untuk di cermati atau memang pertanda alam setelah kasus Bapak dan anak apakah selanjutnya Kasus Dewan dan Mantan Dewan yang akan bergulir dan di ungkap ke publik. 

Pelaporan tersebut merupakan referensi gejolak di publik terkait isu isu proyek pokir yang tidak hanya menyupai usulan tetapi jauh menusuk ke intervensi wewenang intansi penguna anggaran bahkan unit lelang yang tidak semestinya di kotori oleh ketamakan. 

Selain itu, selain menjadi gejolak publik pihak Kejati Sumsel telah menabuh gendang dan memberi contoh serta semangat kepada para Kejari  jika penindakan hukum tidak pandang bulu dan tampa terkecuali meskipun bertitel wakil rakyat. 

Semoga saja semangat Kejati Sumsel tersebut dapat menjadi era baru pengungkapan isu isu krusial, gejolak di publik terkait wewenang wakil rakyat dan yang paling terpenting adalah korupsi memang harus di tumpas ke akarnya.

Di konfirmasi melalui pesan Whats App pelapor menjelaskan jika laporan tersebut bergulir dan telah di telaah serta di dalami,  " Terima kasih kepada Bapak kejari beserta tim penyidik atas respon baik pelaporan tersebut , semoga sampai ke meja hijau sebagai pelajaran bagi wakil rakyat yang rela menjual harga diri demi ketamakan " Ujarnya.
Share:

Momentum Ramadhan 1447 H, Polsek Rambang Laksanakan Sholat Subuh Keliling di Mesjid Jami At- Taqwa Desa shugih Waras.



Muara Enim - 
InformasiPers .my.id.
Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Polsek Rambang, Polres Muara Enim melaksanakan kegiatan sholat subuh keliling di wilayah hukumnya, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota Polri bersama masyarakat.

Di puasa ke-18 pada bulan suci Ramadhan 1447 H kegiatan sholat subuh keliling bertempat di Masjid Jami At-Taqwa Desa Sugihwaras, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Minggu (08/3/2026) sekira pukul 04.30 Wib.
Adapun rangkaian kegiatan sholat subuh keliling ini akan terus dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di masjid-masjid di wilayah hukum Polsek Rambang, Polres Muara Enim.

Kegiatan sholat subuh keliling ini dihadiri oleh Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, diwakili oleh Kanit Provost Aiptu Surmiyadi, Bhabinkamtibmas Aipda Kharis Natalleza, Briptu Adi Candra, Kades Sugihwaras diwakili oleh Perangkat Desa, Imam masjid H.M Lidin, Pengurus dan jemaah masjid At-Taqwa Desa Sugihwaras.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi sholat subuh berjamaah bersama jamaah Masjid At-Taqwa dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, menyampaikan bahwa kegiatan sholat subuh keliling ini merupakan salah satu upaya Polri dalam menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadhan 1447 H yang penuh berkah. 

"Melalui kegiatan sholat subuh keliling ini, kami berharap dapat mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan," ujar IPTU Zulkarnain.

Melalui kegiatan sholat subuh keliling ini, Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan suasana yang damai, nyaman, dan penuh keberkahan selama bulan Ramadhan.

"Kegiatan sholat subuh keliling berjamaah ini tidak hanya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas agar wilayah hukum Polsek Rambang, tetap kondusif, khususnya di bulan suci Ramadhan," tutup IPTU Zulkarnain.

Masyarakat Desa Sugihwaras menyambut baik kehadiran Polsek Rambang dalam kegiatan ini. Mereka merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah serta aktivitas sehari-hari berkat kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah mereka.
Share:

Dapur Cigeulis 002 Luncurkan Program SPPG Dapur MBG Tingkatkan Kesehatan Anak Sekolah di Pandeglang.



Pandeglang -- 
Informasipers .my.id.
(31 Januari 2026)
Dapur Cigeulis 002 secara resmi meluncurkan program SPPG (Sarana Penyediaan Pangan Gizi) Dapur MBG (Menu Bergizi) di Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang. Acara grand launching ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi V, Ketua Umum Forum Komunikasi Industri Kecil Menengah Provinsi Banten, Bapak Danramil Kecamatan Cigeulis, Kapolsek Cigeulis, Puskesmas Cigeulis, Ketua PGRI Cigeulis, Kepala Desa Cigeulis, serta Korcam BGN Cigeulis.

Program Dapur MBG Cigeulis 002 ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Cigeulis, khususnya Desa Cigeulis. Melalui program ini, rencananya akan dilakukan distribusi makanan bergizi ke berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK serta Pesantren di seluruh wilayah Kecamatan Cigeulis.

Dalam sambutannya, Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi V menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari semua pihak terhadap program ini. "Program Dapur MBG Cigeulis 002 seirama dengan upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak," ujarnya.

Program Dapur MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi sekolah dan orang tua tentang pentingnya pola makan sehat dan kebersihan makanan. Dengan kolaborasi antara pihak sekolah, dan Puskesmas, diharapkan tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Share:

Gudang Ilegal Masih tetap Beroperasi, milik inisial David,di Duga Kebal Hukum, dan di lindungi Oknum Aparat Penegak Hukum.




Prabumulih --
InformasiPers. My. Id.
Aktifitas Gudang BBM ilegal di jalan Lintas Sudirman Kelurahan Tebing Tanah Putih Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih yang di Duga
Milik berinisial ( D) dari berbagai informasi yang di Dapat dari berita yang Beredar mafia inisial (D) ini dulu
Tempat beroperasinya di Daerah Pegayut, tapi sekarang sudah berpindah ke daerah Kota Prabumulih
Yang di kelolah inisial Dedi. Dari hasil yang di dapat Gudang ini beraktivitas
Oper Tap dengan bekerja sama dengan tanki Biru Putih. Sudah berjalan kurang lebih Dua Minggu.

Atas kegiatan yang di lakukan inisial David kini Terkesan terang terangan, 
dalam melakukan penimbunan BBM
Ilegal di Wilayah Kota Prabumulih.
Melihat keberadaan Gudang yang saat ini tepat berdiri di jalan lintas.
Dan menjadi tanda tanya besar kegiatan semula secara berdiam
diam kini mulai Terang terangan.

Tak hanya itu, terlihat jelas sekali
Berdasarkan fakta, di dalam Gudang BBM ilegal tersebut ada salah satu di Antara pekerja yang sedang melakukan Aktivitas
Statusnya melewati whatsApp singkat inisial (D)memperlihatkan bukti Sempel minyak yang mereka Terima dari salah satu mobil pengantar Bahan Minyak mentah tersebut, di sini sudah nampak jelas sekali, Gudang ilegal tersebut sudah sangat Terang terangan.

Dari berita yang beredar, dalm kegiatan Aktivitas pengoplosan minyak ilegal ini warga sangatlah tergangu, apa lagi udara yang tercium di sekitaran Gudang sangat menyengat, tak hanya dampak dari lingkungan, Masyarakat mengkhawatirkan akan terjadi kebakaran. Masyarakat meminta
Agar supaya KAPOLDA SULSEL
IRJEN SANDI NUGROHO beserta jajaran Polres Prabumulih AKBP
BOBBY KUSUMAWARDANA,
S. H. S. L. K., M. Si dan wakapolres
Kompol CHINDI HELYADI, S.l.K., MH
Segera menindak kegiatan Mafia BBM ilegal dengan tegas. Tutupnya. 



Share:

WRC Ajukan secara Tertulis Klarifikasi Ke Dinas Kominfo Kota Prabumulih.Terkait Polemik SK Tim Verifikasi.



PRABUMULIH --
InformasiPers.my.Id.
Aktivitis anti korupsi Watch Relation of Corruption Pengawas Aset Negara Republik Indonesia (WRC PAN-RI) Unit Kota Prabumulih melayangkan surat meminta klarifikasi dengan Nomor : 142 / Unit PBM / KL / Sumsel / 2026 tanggal 24 Februari 2026 terkait dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Tim Pelaksana Penerimaan dan Verifikasi Berkas Proposal Kerjasama Media dengan Pemerintah Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2026, Selasa (23/2/2026).

Ketua WRC Unit Kota Prabumulih, Pebrianto yang didampingi oleh Ketua Divisi Pengawasan dan Penindakan WRC Sumsel, Suandi saat akan menyampaikan langsung surat ke Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Prabumulih, Effryadi, S.Psi namun yang bersangkutan sedang Dinas Luar (DL) berdasarkan informasi yang disampaikan. Untuk itu, surat pengajuan klarifikasi tersebut disampaikan melalui Kepala Bidang, Firmansah Putra, SE., M.Si. 

Pebrianto meminta agar surat klarifikasi tersebut segera dijawab dan ditindaklanjuti agar pihak WRC dapat menentukan langkah-langkah berikutnya. 

"Kami meminta agar surat klarifikasi WRC segera dijawab dan ditindaklanjuti setidaknya tiga hari setelah surat diterima," ujar Pebrianto.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya diketahui bahwa WRC mempertanyakan status dan legalitas Surat Keputusan (SK) Wali Kota Prabumulih terkait dengan penunjukan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Prabumulih sebagai anggota tim penerimaan dan verifikasi perusahaan media yang akan menjalin kerjasama dengan pemerintah melalui Dinas Kominfo Kota Prabumulih (26/1/2026).

Pokok persoalan dalam polemik SK Wali Kota Prabumulih tersebut yaitu pada regulasi bukan pada person (individu) ketua PWI maupun Ketua SMSI. Bahwa di dalam regulasi jelas diterangkan bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah memberikan kewenangan otonomi, namun bukan berarti pemerintah daerah dapat bertindak tanpa landasan hukum teknis. 

Suandi menerangkan bahwa tim verifikasi yang dibentuk berdasarkan SK Wali Kota Prabumulih seharusnya merujuk ke dasar hukum operasional yaitu Peraturan Daerah (Perda) dan/atau Peraturan Wali Kota (Perwali/Perwako) yang mengatur tentang kriteria verifikasi, prosedur kerjasama, dan komponen biaya, yang sesuai dengan aturan lebih tinggi. Tanpa adanya aturan dasar yang jelas sebagai payung hukum, maka SK tersebut rentan dituduh telah bertindak sewenang-wenang dan berpotensi menimbulkan sengketa hukum. 

"Seharusnya SK tersebut merujuk pada perda atau perwali/perwako sebagai payung hukumnya, jika tidak maka SK tersebut dianggap sewenang-wenang dan potensi menimbulkan sengketa hukum," tambah Suandi.

Apalagi SK tersebut tidak menjadikan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sebagai rujukan, karena undang-undang tersebut adalah lex specialis (aturan khusus) yang mengatur standar pers.
Share:

SK Tim Verifikasi Media Prabumulih Di Sorot, AKPERSI Ingatkan Batas Kewenangan Pemerintah Daerah.

MUARA ENIM --
InformasiPers .my.id.
Prinsip keadilan akan selalu menemukan jalannya ketika ketidakpastian aturan dan minimnya transparansi justru berpihak pada kepentingan kelompok tertentu. Situasi inilah yang kini menjadi sorotan kalangan organisasi pers terkait terbitnya SK Nomor: 115/KPTS/DISKOMINFO/2026 tentang Pembentukan Tim Pelaksana Penerimaan dan Verifikasi Berkas Proposal Kerja Sama Media dengan Pemerintah Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2026, yang ditetapkan pada 12 Januari 2026.

Secara profesional dan berdasarkan koridor hukum pers nasional, kewenangan verifikasi perusahaan pers yang menentukan legalitas media bukan berada pada pemerintah daerah, melainkan menjadi domain Dewan Pers sebagaimana diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Pemerintah daerah melalui Wali Kota dan Diskominfo memang memiliki ruang untuk membentuk tim verifikasi, namun hanya sebatas verifikasi administrasi kerja sama publikasi, bukan menetapkan sah atau tidaknya perusahaan pers menurut hukum pers Indonesia.

Dalam praktik tata kelola yang sehat:
Dewan Pers berwenang melakukan verifikasi administrasi dan faktual untuk menetapkan legalitas dan kompetensi perusahaan pers.

Pemerintah Kota/Wali Kota berwenang mengatur mekanisme kerja sama publikasi (advertorial, iklan, liputan) dengan media.

Tim verifikasi daerah seharusnya hanya menyeleksi kelengkapan teknis dan administrasi untuk kebutuhan kemitraan, bukan memverifikasi legalitas pers.

Dengan demikian, pemerintah daerah tidak boleh menolak media yang telah terverifikasi Dewan Pers hanya karena tidak lolos seleksi internal yang tidak transparan, selama media tersebut memenuhi syarat administrasi umum.

Ketua DPC AKPERSI Kota Prabumulih menyampaikan keberatan serius atas terbitnya SK tersebut.
“Saya sangat merasakan bahwa dengan terbitnya SK Nomor: 115/KPTS/DISKOMINFO/2026 terdapat unsur melanggar asas ketidakadilan, melangkahi norma demokrasi pers, serta etika berdemokrasi dan berpotensi merenggut kebebasan pers sebagaimana diatur dalam UU Pers,” tegasnya.
Ia juga mempertanyakan aspek transparansi dalam penunjukan organisasi yang dilibatkan dalam tim.

“Apakah setiap organisasi pers yang ada di Kota Prabumulih dan telah terverifikasi di Kesbangpol tidak diakui keberadaannya? Termasuk AKPERSI yang secara nasional telah terbentuk di 29 provinsi dan ratusan DPC kabupaten/kota dengan lebih dari 3.000 media tergabung,” lanjutnya.

Penunjukan terbatas terhadap organisasi tertentu dalam tim verifikasi tanpa dialog terbuka berpotensi menimbulkan conflict of interest dan memicu ketidakpercayaan publik.

Secara prinsip good governance, pembentukan tim yang berdampak langsung pada ekosistem media seharusnya memenuhi unsur:
Partisipatif — melibatkan berbagai unsur organisasi pers secara inklusif
Transparan — kriteria pemilihan jelas dan terbuka
Adil — tidak menimbulkan kesan monopoli atau diskriminasi
Jika tidak, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan kisruh di kalangan insan pers daerah.
Secara normatif, kepala daerah memang dapat menerbitkan SK Tim Verifikasi. Namun sejumlah risiko muncul apabila:

Verifikasi melampaui kewenangan Dewan Pers
Penunjukan organisasi dilakukan sepihak
Media yang sah secara Dewan Pers terhambat akses kerja samanya
Situasi ini berpotensi melanggar:
Asas kesetaraan hak media
Prinsip independensi pers
Etika profesional organisasi wartawan
Untuk menjaga iklim pers yang sehat dan demokratis di Kota Prabumulih, kalangan organisasi pers mendorong agar Pemerintah Kota melalui Diskominfo:

Mengedepankan pendekatan inklusif dan dialogis.
Membuka transparansi kriteria tim verifikasi.
Memastikan verifikasi daerah tidak melampaui kewenangan Dewan Pers.
Melibatkan berbagai organisasi pers secara proporsional.
Secara administratif, Wali Kota melalui Diskominfo memang berwenang membentuk Tim Verifikasi Kerja Sama Media. Namun penunjukan sepihak tanpa dialog terbuka dengan organisasi pers lain tidak sejalan dengan prinsip demokrasi partisipatif.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta membuka ruang ketidakadilan dalam ekosistem kemitraan media daerah. Jika tidak segera dibenahi, kebijakan ini dikhawatirkan menjadi preseden buruk bagi independensi pers di daerah.



Penulis:

Orator Pers AKPERSI
Share:

Gubernur Gorontalo Dukung Rapimnas AKPERSI Dan UKW DPD Gorontalo

Gorontalo--
InformasiPers.my.id.
Akpersi.com |  Gorontalo – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), jajaran pengurus DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Provinsi Gorontalo melakukan audiensi dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Kantor Gubernur Provinsi Gorontalo.

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus koordinasi untuk menyukseskan agenda Rapimnas dan UKW yang direncanakan berlangsung pada 20 April 2026. Dalam audiensi itu, Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai strategis bagi peningkatan kualitas insan pers di daerah.
Persiapan Menuju Rapimnas dan UKW
Ketua DPC AKPERSI Kota Gorontalo yang juga panitia pelaksana, Yance Harun, menjelaskan bahwa Rapimnas dan UKW merupakan agenda penting organisasi dalam memperkuat konsolidasi internal serta meningkatkan profesionalisme wartawan.

“Rencana kegiatan Rapimnas dan UKW akan dilaksanakan pada 20 April 2026. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah,” ujar Yance.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri sejumlah tokoh nasional, bahkan membuka peluang kehadiran RI-1, serta peserta UKW dari berbagai provinsi di Indonesia.

Membangun Kebersamaan dan Profesionalisme Pers

Sementara itu, Ketua DPD AKPERSI Gorontalo, Imran Uno, menegaskan bahwa momentum Rapimnas dan UKW bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kebersamaan insan pers.

“Momentum ini untuk memperkuat kebersamaan seluruh insan pers, baik yang tergabung dalam organisasi pers maupun di luar organisasi. UKW menjadi langkah penting untuk menciptakan wartawan yang profesional dan berkualitas,” tegas Imran.

Menurutnya, wartawan yang kompeten akan mampu bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, insan pers tetap berpegang teguh pada fungsi kontrol sosial serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

“Seorang jurnalis tidak boleh lepas dari fungsi kontrol dan harus tetap berpegang pada kode etik jurnalistik,” tambahnya.

Apresiasi dan Komitmen Bangun Kepercayaan Publik

Di tempat yang sama, Sekretaris DPC AKPERSI Kota Gorontalo, Jefri Yoker Taha, mengapresiasi langkah strategis AKPERSI Gorontalo dalam menyelenggarakan Rapimnas dan UKW.

Ia menilai, kegiatan ini membuktikan bahwa AKPERSI Gorontalo tidak hanya menjalin kemitraan dengan pemerintah dan masyarakat, tetapi juga berkomitmen membangun kepercayaan publik.

“Kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa AKPERSI Gorontalo hadir sebagai organisasi yang profesional, independen, dan mampu meningkatkan kualitas wartawan melalui UKW,” ujarnya.

Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, diharapkan pelaksanaan Rapimnas dan UKW AKPERSI tahun 2026 dapat berjalan sukses serta menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi dan kredibilitas insan pers di Provinsi Gorontalo.

Rilis DPP AKPERSI
Share:
Pembangunan Tribun Dengan Nilai Kontrak 
Rp 1. 181. 150. 000 
Lapangan Sepak Bola, Desa Talang Nangka, Kwalitas Di Pertanyakan . 

MUARA ENIM --
InformasiPers. My. Id. 
Pembangunan Tribun dan Sarana Prasarana Lapangan Sepak Bolla Desa Talang Nangka kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim Sumatra Selatan Tuai Sorotan, Baik dari kalangan Masyarakat maupun Berbagai Media. 
Minggu ( 15-02-2026) . 

Menyoroti dari berbagai berita yang beredar. Media ini guna untuk mencari  kebenaran adanya 
Pengerjaan bangunan Tribun yang belum lama di Bangun, masih hitungan Bulan sudah Ambruk di terpa Angin kencang. 

Berdasarkan Pantauan Media ini di lapangan, pada Minggu siang, guna mencari kejelasan yang terjadi penyebab Ambruknya Tribun yang Baru selesai di kerjakan sudah terjadi Hal - hal yang tidak di inginkan. 
Ada salah satu warga menjelaskan yang engan di sebutkan Namanya,
Ketika Media ini meminta keterangan, Warga tersebut menjelaskan," 
Kejadian Ambruknya Tribun tersebut di Akibatkan oleh Angin yang sangat kencang, pada sabtu siang, kurang lebih jam Dua siang 
( 14:00) tetapi, bisa terjadi Robohnya Tribun ini di akibatkan  di kerjakan asal jadi, Rangka Baja yang di pergunakan bukannya Merk TASO (75,75.) . 
Malah kamu lihat sendiri inikan
Merk TRENDI (75, 65).di sini sudah terlihat jelas dengan kurang nya pengawasan dari pihak Dinas terkait para Kontraktor di Duga dengan seenaknya dengan bekerja Asal jadi, demi untuk Meraup keuntungan yang sangat Besar. 
Kalau memang Rangka Besi seperti Tribun yang satunya itu pasti tidak akan Roboh seperti ini, coba kamu bedakan Hasilnya yang Roboh sama Yang masih tegak berdiri itu. 
Sambung warga tersebut coba kamu lihat Tangga tempat duduk ini sudah banyak yang kropos ini di akibatkan pembangunan di kerjakan Asal - asalan . Dengan hitungan Bulan pembangunan Tribun ini sudah Tidak bisa di manfaatkan, bagai mana kalau sudah lama tambah tidak bisa di manfaatkan. mana yang 
di Namakan Azaz manfaatnya jelas warga tersebut dan lagian pembangunan ini bukan dengan Anggaran yang tidak sedikit, jelas nya. 
Setelah Media ini meminta Tanggapan dari kepala Desa Mengenai Robohnya Tribun lapangan sepak Bolla dia Berharap supaya kontraktor CV. ADHITIA NUGRAHA
Dapat memperbaiki Tribun yang sudah Roboh tersebut. Dan berharap Bahan yang di Gunakan lebih baik lagi Dari yang sebelumnya, Ujar Kepala Desa(KADES) Talang Nangka. 

Dan harapan masyarakat. Kepada pihak Dinas yang terkait jangan sampai melalaikan Pengawasan
Pada setiap pembangunan yang di biayai oleh Negara, karena kami ingin sekali merasakan yang Namanya
Azaz Manfaat. Dan tolong untuk pembangunan Tribun ini di Audit 
Ulang, mengenai kelayakannya. 

Hingga Berita ini di terbitkan belum ada Tanggapan dari pihak Kontraktor CV. ADHITIA NUGRAHA. 








Share:

Dugaan Penyimpangan CSR Perusahaan Tahun 2023, Oleh Oknum DPRD Muara Enim.

MUARA ENIM --
InformasiPers.my.Id.
Informasi berkembang liar dugaan penyalahgunaan jabatan dan indikasi penyimpangan bantuan oleh oknum Anggota DPRD kabupaten Muara Enim Inisial SY terkait dana bantuan CSR beberapa perusahaan pada tahun 2023.

Menurut informasi SY selaku Anggota DPRD Muara Enim sekaligus Pimpinan salah satu Pondok Pesantren di dalam kota Muara Enim membuat proposal permohonan bantuan beasiswa program Boothcamp Digital Marketing untuk santri Pondok Pesantren yang di pimpinnya 

Untuk memperlancar aksinya, Di duga saat itu SY melakukan pendekatan kepada Plt. Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah dan membujuknya agar beberapa perusahaan mau memberikan dana CSR nya untuk program tersebut. 

Singkat cerita beberapa perusahaan mau memberikan CSRnya untuk program tersebut dengan nominal bervariasi, satu perusahaan mencapai puluhan juta rupiah, salah satu yang terexspost media adalah PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gerbang Serasan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) menyerahkan bantuan beasiswa program Boothcamp Digital Marketing untuk santri Pondok Pesantren yang di pimpin SY. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama BPR Gerbang Serasan Drs. Zaman Hury didampingi Direktur Operasional Fauzia Isfandiary, kepada SY selaku pimpinan Ponpes, di Kantor BPR Gerbang Serasan, Senin (12/6/2023).

Di duga keras saat itu puluhan perusahaan telah memberikan bantuan dana CSRnya ke oknum SY dan jika di totalkan terkumpul ratusan juta rupiah. 

Sampai dengan saat ini program beasiswa Boothcamp Digital Marketing tersebut tidak memiliki informasi yang jelas beberapa santri yang mengikuti, berapa sebenarnya biaya yang di keluaran, dan berapa nominal pastinya dana CSR yang masuk ke Oknum SY. 

Bukan tampa sebab Dana CSR tersebut berkemungkinan terjadi penyimpangan, berdasarkan alibi dan kenyataan di lapangan program tersebut di laksanakan di daerah Jabotabek dan saat ini SY di terpa isu perselingkuhan dengan KR (saat ini menjadi istrinya) yang juga berdomisili di Jabotabek. 

Muncul pertanyaan pertanyaan adakah hubungan antara program tersebut dengan KR, apakah telah terjadi penyimpangan dana CSR untuk kepentingan pribadi SY demi perempuan KR tersebut. 

Untuk menjawab rasa penasaran tersebut ada baiknya Aparat penegak Hukum menyelidiki dugaan tersebut sebab di zaman seperti ini belum tentu orang yang terlihat baik adalah malaikat, dan jangan sampai jabatan publik di salahgunakan serta anak anak tidak mampu berstatus santri menjadi azas manfaat kepentingan pribadi apalagi mengarah ke perbuatan perselingkuhan. 

Sekretaris Bappeda Muara Enim Okta di mintai keterangan melalui pesan whats App terkait data perusahaan pemberi CSR program tersebut di atas pada tahun 2023 mengatakan jika pihak Bappeda hanya menyurati perusahaan " Seingat aku kemarin kami cuma buat surat ke perusahaan bae, utk lanjutannyo langsung hubungan pihak perusahaan dan ponpes melalui kontak person pihak Ponpes " Ujarnya. 

Sementara itu ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Dedi Arianto dimintai keterangan melalui pesan Whats App terkait oknum SY yang memakai seragam DPRD saat menerima CSR dari BPR tahun 2023 sampai dengan berita ini di turunkan belum memberikan jawaban.
Share:

Sambangi Penyidik Kejari Aktivis Minta Oknum Dewan JR di Periksa



Muara Enim --
InformasiPers my. Id. 
Aktivis meminta penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri Muara Enim memprioritaskan laporan pemeriksaan Proyek pokir oknum Anggota DPRD kabupaten Muara Enim inisial JR. 

Bukan tampa alasan isu proyek Pokir ini telah meresahkan dan menjadi perhatian publik secara luas. Yang semakin meresahkan lagi  perusahaan perusahaan luar kabupaten Muara Enim acap kali memenangkan proyek tender maupun proyek penunjukan langsung belebel Pokir. 

Ekonomi berjalan di tempat, pajak mengalir ke tempat lain, perputaran mata uang tidak signifikan, unit Pokja maupun dinas terkait merasa tertekan mengikuti kehendak yang paling menyakitkan jika pelakunya oknum Anggota Dewan sebuah lembaga pengawasan. 
Diterangkanya kepada Awak media jika dirinya menyambangi penyidik Kejari Muara Enim 
jum'at ( 06 -- 02 -- 2026 ) 

dan di Terima dengan  baik oleh dua penyidik Pidsus Kejari Muara Enim " Maksud tujuan saya yang paling pokok adalah menjelaskan secara lisan terkait laporan proyek Pokir oknum JR anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, agar mudah di pahami oleh penyidik modus yang di lakukan oleh terlapor dalam menjalankan aksinya " Terangnya. 

Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan kerjasama yang baik pihak penyidik kejari Muara Enim, dirinya berharap laporan tersebut dapat sampai ke meja hijau sebagai bentuk tanggung jawab moril bersama karena isu yang kian meresahkan di kalangan masyarakat " Terima kasih sambutannya , tuntaskan sampai ke meja hijau " sambungnya. 

Selain oknum JR dirinya menyampaikan ke depan akan melaporkan Proyek Pokir oknum  DPRD lain, sesuai standar operasional pemeriksaan laporan tersebut akan di kawal sampai tuntas. 

Seperti di beritakan sebelumnya proyek Pokir oknum JR Anggota DPRD kabupaten Muara Enim dengan dugaan penyalahgunaan jabatan dan wewenang, tekanan memenangkan proyek pokir dan dugaan aliran fee proyek.
Share:

Dua Insiden Maut Di Area Operasional PTBA.


Tanjung Enim --
InformasiPers  my. Id. 
Dua insiden maut di area operasional PT Bukit Asam (PTBA), Site Bangko Tengah, Kabupaten Muara Enim. Dalam waktu berdekatan, dua pekerja dari perusahaan mitra PTBA dilaporkan meninggal dunia. 

Insiden pertama menimpa seorang karyawan setingkat manajer PT Putra Perkasa Abadi (PPA), perusahaan jasa pertambangan. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam mess karyawan di Site Bangko Tengah pada Sabtu (31/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tak bernyawa di kamar mandi mess tempatnya menginap. Salah satu sumber internal PPA menyebutkan, dugaan awal korban terjatuh di kamar mandi.
“Informasinya korban ditemukan di kamar mandi mess. Dugaan awal terjatuh,” ujar seorang karyawan PPA yang enggan disebutkan namanya.
Sumber tersebut juga mengungkapkan, korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung. Korban diketahui baru ditempatkan di Site Bangko Tengah setelah sebelumnya bekerja di Kalimantan.

“Kalau informasinya ada riwayat penyakit jantung. Tapi kami juga tidak tahu pasti,” katanya.

Insiden kedua terjadi di area change shift Le Mans Pit SJS, Site Bangko Tengah. Seorang operator PT Pama Persada Nusantara berinisial WN meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang melibatkan dua unit truk Heavy Duty (HD) pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dua unit yang terlibat yakni HD 5195 yang dikemudikan PE dan HD 5211 yang dioperasikan korban. Berdasarkan informasi awal, HD 5195 bergerak dari sisi kiri HD 5211. Saat bersamaan, unit tersebut diduga mengalami selip hingga menabrak HD 5211

Nahas, ketika kejadian berlangsung, korban diketahui berada di luar kabin kendaraan. Korban mengalami cedera serius dan sempat mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (1/2/2026).

Di kutif dari Rmolsumsel Kapolres Muara Enim melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan kerja di area pertambangan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Kembali di kutif dari Rmolsumsel bahwa Rangkaian insiden ini memantik sorotan dari kalangan aktivis buruh dan pemerhati lingkungan. Ketua KSBSI Sumsel, Ali Hanafiah, menilai kematian pekerja di sektor tambang tidak bisa dipandang sebagai musibah semata.
“Ini harus diusut tuntas. Apakah murni sakit atau ada faktor lain, termasuk beban kerja dan penerapan K3,” tegasnya, Senin (2/2/2026)

Sorotan juga datang dari kalangan akademisi dan pengamat kebijakan. Direktur Pusat Studi Kebijakan dan Politik (PSKP), Ade Indra Chaniago, menilai rentetan insiden maut di kawasan tambang tidak lepas dari lemahnya peran negara dalam pengawasan sektor pertambangan Pertanyaannya, seberapa rutin pengawasan dilakukan? Seberapa tegas sanksi dijatuhkan?” katanya.

Ade juga mengkritik minimnya transparansi hasil investigasi kecelakaan kerja di sektor tambang. Menurutnya, banyak kasus berhenti tanpa kejelasan dan tidak menghasilkan perbaikan sistem.

“Tanpa keterbukaan dan penegakan hukum yang tegas, insiden seperti ini hanya akan dianggap risiko biasa. Padahal yang dipertaruhkan adalah nyawa manusia. Negara harus hadir secara nyata, bukan reaktif setelah korban berjatuhan,” pungkasnya.

Sementara itu Humas PTBA di konfirmasi melalui pesan Whats App mengatakan.... Dua Insiden Maut Di Area Operasional PTBA. 

Tanjung Enim. 

Dua insiden maut di area operasional PT Bukit Asam (PTBA), Site Bangko Tengah, Kabupaten Muara Enim. Dalam waktu berdekatan, dua pekerja dari perusahaan mitra PTBA dilaporkan meninggal dunia. 

Insiden pertama menimpa seorang karyawan setingkat manajer PT Putra Perkasa Abadi (PPA), perusahaan jasa pertambangan. Korban ditemukan meninggal dunia di dalam mess karyawan di Site Bangko Tengah pada Sabtu (31/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tak bernyawa di kamar mandi mess tempatnya menginap. Salah satu sumber internal PPA menyebutkan, dugaan awal korban terjatuh di kamar mandi.
“Informasinya korban ditemukan di kamar mandi mess. Dugaan awal terjatuh,” ujar seorang karyawan PPA yang enggan disebutkan namanya.
Sumber tersebut juga mengungkapkan, korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung. Korban diketahui baru ditempatkan di Site Bangko Tengah setelah sebelumnya bekerja di Kalimantan.

“Kalau informasinya ada riwayat penyakit jantung. Tapi kami juga tidak tahu pasti,” katanya.

Insiden kedua terjadi di area change shift Le Mans Pit SJS, Site Bangko Tengah. Seorang operator PT Pama Persada Nusantara berinisial WN meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang melibatkan dua unit truk Heavy Duty (HD) pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dua unit yang terlibat yakni HD 5195 yang dikemudikan PE dan HD 5211 yang dioperasikan korban. Berdasarkan informasi awal, HD 5195 bergerak dari sisi kiri HD 5211. Saat bersamaan, unit tersebut diduga mengalami selip hingga menabrak HD 5211

Nahas, ketika kejadian berlangsung, korban diketahui berada di luar kabin kendaraan. Korban mengalami cedera serius dan sempat mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (1/2/2026).

Di kutif dari Rmolsumsel Kapolres Muara Enim melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan kerja di area pertambangan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Kembali di kutif dari Rmolsumsel bahwa Rangkaian insiden ini memantik sorotan dari kalangan aktivis buruh dan pemerhati lingkungan. Ketua KSBSI Sumsel, Ali Hanafiah, menilai kematian pekerja di sektor tambang tidak bisa dipandang sebagai musibah semata.
“Ini harus diusut tuntas. Apakah murni sakit atau ada faktor lain, termasuk beban kerja dan penerapan K3,” tegasnya, Senin (2/2/2026)

Sorotan juga datang dari kalangan akademisi dan pengamat kebijakan. Direktur Pusat Studi Kebijakan dan Politik (PSKP), Ade Indra Chaniago, menilai rentetan insiden maut di kawasan tambang tidak lepas dari lemahnya peran negara dalam pengawasan sektor pertambangan Pertanyaannya, seberapa rutin pengawasan dilakukan? Seberapa tegas sanksi dijatuhkan?” katanya.

Ade juga mengkritik minimnya transparansi hasil investigasi kecelakaan kerja di sektor tambang. Menurutnya, banyak kasus berhenti tanpa kejelasan dan tidak menghasilkan perbaikan sistem.

“Tanpa keterbukaan dan penegakan hukum yang tegas, insiden seperti ini hanya akan dianggap risiko biasa. Padahal yang dipertaruhkan adalah nyawa manusia. Negara harus hadir secara nyata, bukan reaktif setelah korban berjatuhan,” pungkasnya.

Sementara itu Humas PTBA di konfirmasi melalui pesan WhatsApp Contreng Biru, anya di baca saja (mengabaikan) untuk sementara tidak ada Respon. 
Share:

Kembali mencuat Di Duga Penyelewengan Dana APBD SPAM Desa Sigam Kecamatan Gelumbang Di Pertanyakan.

MUARAENIM --
InformasiPers. My. Id. 
Dugaan Penyelewengan Dana APBD Kabupaten Muara Enim Kembali Mencuat Kali Ini Proyek Rehab Sistem Penyediaan Air Minun (SPAM) Jaringan Perpipaan Di Desa Sigam Kecamatan Gelumbang, bagaimana tidak Banyak material yang tidak di ganti seperti pintu. Minggu  ( 01 - 01 - 2026 ) 
Hal ini di kehahui awak media ini lantaran informasi dari Salah satu warga desa sigam yang tidak mau mengungkapkan namanya yang berada di lokasi pekerjaan ini  yang mana mengungkapkan
"Proyek ini baru selesai kurang lebih satu bulan, namun dengan anggaran demikian, pintu pun tidak di ganti, selain pintu cat pun ala kadarnya, dan juga plaster cuma di colat colet be,''

"Kami berterima kasih kepada pemerintah kabupaten muara enim yang telah merealisasikan bangunan ini, namun kami ingin apapun bangunan di desa kami di kerjakan sebaik mungkin supaya bisa tahan lama" Pungkasnya

Setelah di lakukan penelusuran siapa kontraktor/pemborong yang mengerjakan hingga saat ini belum diketahui. Namun awak media ini mencoba mengkonfirmasi pihak CV Cahaya Alam Purnama Astomo Melalui Via whatsapp yang mana mengungkapkan, "
"Itu kawan minjam Cv"  Ujarnya

Saat di singgung siapa pemborong guna untuk mendapat berita berimbang langsung dengan pemborong yang mengerjakan, Pihak Cv hanya Mengatakan

"Sedang di tempah minggu depan di pasang. 
Dan  yo agek di benari"  Pungkasnya

Hingga berita ini di terbitkan awak media ini masih melakukan penelusuran guna untuk mengetahui siapa yang mengerja kan proyek tersebut. 
Share:

Jika Ini Dosa, MKD Jangan Hanya Diam.


Muara Enim --
InformasiPers. My. Id. 
Berlarut larutnya isu perselingkuhan SY oknum Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, sudah saatnya di tindaklanjuti oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). 

MKD wajib menindak lanjuti isu tersebut karena kemungkinan besar di balik isu tersebut ada pelanggaran pelanggaran luar biasa yang bisa mengarah ke kerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau bisa jadi telah terjadi pengancaman terhadap istri sah SY dan yang paling mengkwatirkan jangan jangan telah terjadi pelanggaran HAM tentang hak hak perempuan. 

Sebagai contoh patut di curigai istri sah SY telah di ceraikan dan telah terjadi KDRT, selanjutnya istri sah SY di ancam tidak boleh melapor, jika melapor ke polisi dirinya tidak akan di beri harta gono gini. 

Selain itu gerakannya terus di pantau di CCTV, dan bisa jadi istri sah SY tidak boleh sering berkomunikasi dengan sahabat sahabatnya, dan ada kemungkinan besar sahabat sahabat istri sah SY di telponi oleh SY agar tidak menemui istrinya. 

Jika benar telah terjadi kejadian seperti di atas tentukah publik wajib mengecam keras, prilaku tersebut karena tidak berperikemanusiaan apalagi SY merupakan pejabat publik. 

MKD harus menjemput bola mendatangi kediaman istri sah SY dan bertanya langsung, bila perlu ikut mendampingi melapor ke polisi jika memang telah terjadi KDRT, sebagai bentuk simpati terhadap kaum perempuan dan bentuk perlawanan atas arogansi SY. 

Sudah banyak bentuk penderitaan istri sah SY, mulai dari isu perselingkuhan, di tinggal nikah sirih, dugaan KDRT, kemungkinan menerima ancaman jika melapor ke polisi, harus mendampingi membesaran anak abak yang masih kecil. Mencari nafkah tambahan dll. 

Menurut isu yang berkembang SY juga nengembar gembor kan cerita ke sesama anggota DPRD jika PRT istri sahnya sudah di ceraikannya baru baru ini, dan dirinya juga acap kali menakut nakuti wartawan lewat cerita dari mulut ke mulut yang memberitakan kasusnya akan di laporkan ke Polda. 

Arogansi arogansi yang di lakukan SY sudah sangat keterlaluan dan melampaui batas, bukannya intropeksi diri atas perbuatannya sebagai pejabat publik dan mengundurkan diri dari anggota DPRD, dirinya malah menakuti nakuti wartawan akan di pidanakan. 

Tidak hanya MKD yang harus bergerak, aktivis aktivis perempuan, Komnas HAM , Media massa, organisasi organisasi perempuan, LSM, tokoh perempuan Reskrim perlindungan Perempuan dan Anak, jangan diam datangi dan bantu istri sah SY yang saat ini dalam kebingungan maha dasyat, ketakutan karena acaman. 

Jika menang telah terjadi salah dan dosa, mengapa kalian diam. 

Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Dedi Arianto di konfirmasi melalui pesan whatApp terkait isu tersebut mengatakan belum menerima laporan.
Share:

Kunjungan Inspektorat Kabupaten Muara Enim, Meninjau Desa Sungai Duren, Di Duga adanya Oknum Sekretaris BPD rangkap Jabatan.



Muara Enim --
InformasiPers .My.Id. 
kamis (29 -- 01 -- 2026)
Rangkap jabatan kembali mencuat ke Publik dan kepemerintahan kabupaten Muara Enim. Di Duga, dengan kunjungan Inspektorat Kabupaten Muara Enim sengaja meninjau Desa Sungai Duren,karena sudah
Mencium adanya Kejanggalan Anggota BPD Rangkap Jabatan PPPK .dan bukan hanya Desa Sungai Duren saja termasuk Desa Alai Selatan dan Desa Lembak.ketiga Desa tersebut termasuk di kecamatan yang sama, Yaitu kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.
Dari ke Tiga Desa ini,Anggota BPD yang Rangkap Jabatan PPPK sudah cukup 
Lama, yaitu Di Desa Sungai Duren,kurang 
Lebih sudah Dua Tahun, pada Desa 
Alai Selatan dan Desa Lembak kurang Lebih
Sama -- sama Tujuh Bulan Berjalan.

Dari kunjungan beberapa pihak Inspektorat 
Ke Desa Sungai Duren guna untuk mencari keterangan dan penjelasan dari kepada Kepala Desa (Topik) mengenai adanya BPD yang Rangkap jabatan PPPK.di Desa sungai Duren. Di sini Awak Media ini meminta penjelasan Mengenai keterlambatan penanganan BPD yang Rangkap jabatan PPPK .di beberapa Desa yang terdapat Rangkap jabatan.Anggota Inspektorat 
( Irham) Menjelaskan," Banyaknya faktor dan mungkin Yang Rangkap Jabatan tidak terdeteksi Baik dari BKPSDM .PMD.atau inspektorat. itulah kendalanya bisa sampai berlarut - larut seperti ini, tapi setelah Tahu, Pihak Pemerintahan Kabupaten Muara Enim, pasti sesegera mungkin akan kita Benahi .sesuai dengan peraturan Perundang  -- Undangan dan Peraturan yang berlaku.
Setelah kasus ini sudah kita ketahui masalah ini akan kita tuntaskan sampai selesai. 
dan ada salah satu Anggota BPD menanyakan, Mengapa," Beberapa Anggota Inspektorat Mendahulukan pemeriksaan kepada Desa Kami, Desa Sungai Duren. sedangkan yang membuat Kisruh BPD Desa Lembak yang Rangkap Jabatan.Anggota BPD Bertanya kepada
Salah satu Anggota Inspektorat(Irham).Irham Menjelaskan ," kami di sini ada Tiga Tim.
Untuk Tim yang Ke Desa Lembak dan Desa Alai selatan kebetulan masih ada pekerjaan yang belum selesai, Tapi nanti masalah Rangkap Jabatan ini akan segera di tuntaskan  jelasnya.Baik Dari Desa sungai Duren,Desa Alai selatan dan Desa Lembak.
Ada  dari salah satu Warga yang enggan di sebutkan nama nya mengatakan," seharusnya Anggota BPD yang Rangkap
Jabatan PPPK menyadari, jangan pura - Pura tidak tahu peraturan .sebaiknya sebelum adanya kekisruhan dan sampai Inspektorat turun ke Desa seperti ini. yang Rangkap jabatan sudah mengundurkan Diri. Ketika sudah di angkat PPPK.
Dengan kejadian seperti ini sudah terlihat
Jelas sekali keserakahan Jabatannya.
Dan di sini,Sudah jelas Bagi BPD yang Rangkap Jabatan adanya peraturan PPPK
Larangan Rangkap Jabatan.dan berarti BPD
Tersebut secara terang --terangan menentang peraturan atau SK Bupati dan wali kota Prabumulih.
Jelas warga tersebut.

Sedangkan untuk peraturan Rangkap jabatan ini sudah jelas , menurut Undang -
Undang no 6 tahun 2014 tentang Desa.Badan Permusyawaratan Desa (BPD)memiliki ketentuan yang jelas tentang Larangan rangkap Jabatan 

Larangan Rangkap jabatan Anggota BPD
Juga di atur dalam peraturan pemerintah (PP) No.34 Tahun 2014  tentang Peraturan
Pelaksanaan UU Desa dan Permendagri No.110 Tahun 2016 tentang BPD.

Sangsi: Jika terjadi Pelanggaran perangkat Desa atau Anggota BPD yang merangkap
Jabatan dapat di kenakan sanksi administratif, seperti teguran lisan atau tertulis,dan bahkan Pemberhentian dari
Jabatannya.
Share:

Proyek Pokir Oknum Anggota DPRD Fraksi PKS, Di laporkan ke Kajari Muara Enim.


Muara Enim --
InformasiPers. My. Id. 
Pernyataan nara sumber terkait akan ada pelaporan proyek Pokir oknum Anggota DPRD kabupaten Muara Enim inisial JR ternyata bukan gertakan sambal ataupun cerita mengada ngada. 

Laporan tersebut sudah di layangkan ke Kejaksaan Negeri Muara Enim Senin tanggal 27 Januari 2026, dan sudah teregister. 

Nara sumber tersebut menjelaskan dalam pelaporan tersebut dirinya meminta kepada pihak berkompenten untuk memanggil pihak pihak terkait guna di mintai keterangan, mulai dari JR, pihak ketiga, Pokja ULP, PPK, Pengawas dinas dinas terkait sebagai Penguna Anggaran, guna di mintai keterangan. 

" Masyarakat sudah lama merasa resah, inilah saatnya tindakan kongkret harus di lakukan, pelaporan tersebut sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap uang rakyat, dan ini tidak main main harus di kawal sampai ke meja hijau " Tambah sumber tersebut. 

Dirinya sangat mendukung pihak Kejari Muara Enim dalam bertindak memberantas korupsi, apalagi sudah menjadi sorotan publik dan banyak mata memandang. 

Prilaku prilaku koruptif di lembaga pengawasan seperti DPRD harus di tiadakan, agar tidak terjadi lagi tekanan oknum Dewan yang berakibat pihak SKPD maupun Pokja menjadi serba salah dan mau tidak mau menuruti kehendak yang semestinya tidak harus terjadi. 

Ketua DPD PKS Muara Enim Marutha Kristian di mintai pendapat melalui pesan whats App terkait keikutsertaan masyarakat dalam pengawasan proyek pokir Anggota Dewannya yang baru di lantik sampai berita ini di turunkan belum memberikan tanggapan alias contreng satu. 

 Ust Toha salah satu pengurus PKS provinsi Sumsel juga belum menanggapi
Share:

Sebuah Puisi Keprihatinan, Gejolak Penindasan Kaum Perempuan

Muara Enim -- 
InformaaiPers. My. Id. 
Prihatin. 
Ribuan hari telah di lalui bersamamu Akhirnya dirimu membagi cinta Sementara anak anakmu beranjak tumbuh dan perlu dekapanmu. Engkau sibuk membagi perasaan kepada yang bukan anakmu. 

Sementara aku tetap kuat seolah tidak terjadi apa apa. 
Tetapi apa balasanmu, setelah batin kini raga engkau sakiti. 

Setelah itu aku baru sadar, hatimu rusak bermandi madu. 
Oh.... Lelaki ku Arungilah perjalananmu bersama jodoh barumu yang tak lazim. 

Engkau telah memilih dia... Lewat kudeta istri berstatus pria lain. 
Dan tak butuh waktu lama, perjalanan kita kandas. 

Kini engkau mantan cintaku... Ku lepas engkau dengan Ikhlas. Walau Hati ini Rasa di Sayat Sembilu. 

Sungguh Prihatin puisi berjudul Prihatin tersebut, seperti tersirat keputusasaan di tengah gejolak tekanan maha dasyat, di pecundangi, di madu, di biarkan memikul beban sendiri. 

Sosok perempuan yang berpura pura tangguh di tengah hegemoni penindasan berlebihan sang suami yang lagi di mabuk madu bersama wanita idaman lain. 

Hari hari berat membersamai istri sah SY membesarkan anak anak mungil harapan keluarga, dirinya tertindas oleh ancaman sang suami yang sudah kehilangan akal sehat. 

Punten....adap Jawa masih di pegang teguh, di sakiti batin, di sakiti raga, karena kebingungan yang terlalu dalam.. Kemana dirinya mengadu sebab sahabat sahabat dekatnyapun diteror tak boleh berkunjung, CCTV pun menjadi alat pamungkas SY memantau. 

Semoga Hari hari sulit segera lepas berlalu.... Dan semoga pimpinan partai SY dapat menyikapi dengan baik, setelah satu tahun musibah maha dasyat hak asasi manusia terlewatkan dari pandangan, engkau para pemimpin jika merasa ini dosa mengapa diam.
Share:

INDONESIA

BERITA INDONESIA

BREAKING NEWS