Baru saja Di lantik, Anggota DPRD Muara Enim Di Duga Ujuk Ujuk nikah Sirih.


Muara Enim. InformasiPers. My. Id
Fakta mengejutkan dari isu perselingkuhan Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim fraksi PKS inisial SY dengan perempuan asal kota Jakarta KR ternyata di dapati  informasi jika mereka melangsungkan pernikahan Sirih pasca di lantik menjadi anggota DPRD. 

Dengan begitu adanya, SY yang merupakan pejabat publik Negara dengan sengaja melabrak aturan Negara,  Sebagai suami sama sekali tidak menghargai atau menghormati perempuan sesetia istri sahnya yang tidak di beritahu ketika menikah lagi, dan sebagai kader inti partai dirinya seolah mengacak ngacak marwah Partai PKS sebagai partai Dakwah dan Partai Kader terbaik se Indonesia. 

Dan yang mengejutkan lagi, fakta di lapangan jika pernikahan SY dan KR menjadi berita hangat di kalangan kader PKS Muara Enim dan Sumsel, karena di duga keras jalinan asmara sudah terjalin lama sebelum terjadi pernikahan sirih, ini di perkuat dari pernahnya KR berkunjung  ke kediaman SY di Muara Enim dari Jakarta beberapa bulan sebelum menikah, selain itu di kabarkan juga pernikahan SY dan KR berlangsung ketika baru saja terjadi pertengkaran KR dan suami sahnya, artinya hubungan perselingkuhan tersebut memang terjalin sebelum Ujuk Ujuk alias ketergesahan melangsungkan pernikahan, dari kejadian tersebut muncul istilah perselingkuhan syari'ih di kalangan kader Muara, Enim. 

Meski nasi telah menjadi bubur namun pengurus PKS Muara Enim dan PKS Sumsel diam seribu bahasa dan selama setahun tidak memberi kabar kepada Dewan Pimpinan Pusat PKS sejak zaman kepemimpinan Sdr Jhon Ries sampai ketua DPD PKS Muara Enim saat ini. 

Ada beberapa fakta menarik selama satu tahun diamnya DPD PKS Muara Enim terkait isu perselingkuhan SY dan KR yang berakhir ke pernikahan sirih tersebut yaitu sentimental kepemimpinan, vonis penghakiman, penyakit hasad dan rasa takut atas perbuatan salah terhadap calon pengganti antar waktu jika SY di pecat sebagai anggota DPRD Muara Enim dan Kepartaian. 

Adapun Sosok tersebut adalah Syerin Apriandi biasa di sapa Bung Asep, Aktivis ternama Muara Enim dengan sepak terjang paling terbukti tetapivmemiliki jiwa sosial dan kedermawanan yang tinggi, wajar saja jika pengurus partai terdahulu yang saat ini menjabat juga sebagai Anggota DPRD Muara Enim merasa khawatir. 

Sementara itu Syerin Apriandi di konfirmasi melalui pesan whats App minggu (18/jan/2026) terkait isu sentimental kepemimpin tersebut menerangkan  jika dirinya bergabung di PKS sejak masih Partai Keadilan dan kebetulan tinggal di kantor Partai Keadilan,diri bercerita saat itu menjadikan PKS besar di Muara Enim sungguh lelah dan berdarah darah artinya PKS di Muara Enim tidak besar dengan sendiri, mungkin saja pengurus Yang baru tidak mengetahui fakta tersebut jika kami ini meski tidak terlibat pengkaderan kami berdarah PKS, dan jika terjadi sentimental wajar wajar saja dan saya maklumi karena beberapa pengurus PKS bahkan ada yang mutasian dari luar Muara Enim. 

Terkait mungkin saja pengurus Partai memvonis pengahakiman terhadapnya, dirinya mengatakan bisa saja terjadi tetapi dirinya hanya mengingatkan sebagai kader partai dakwah memvonis hal yang belum tentu terjadi adalah hal yang naif, kader juga belum tentu benar non kader juga belum tentu salah artinya di mata Allah jangan jangan tukang becak yang dahulu masuk surga di banding kita yang mengaku soleh. 

Terakhir dirinya berharap jika polemik ini tidak meluas hanya karena kesalahan seseorang, karena siapapun yang mencalonkan diri sebagai Caleg tentu berharap sama untuk di lantik, akan menjadi berbahaya jika tidak di sikapi dengan cepat, sebab jangan sampai publik menilai jika Partai PKS cenderung melindungi kadernya berbuat salah dan seolah non kader tidak berhak memiliki kesempatan menjadi wakil rakyat, tentulah hal hal tersebut jangan sampai terjadi karena saat ini di zaman digitalisasi bisa saja netizen, tiktok, podcas media media nasional dapat memberitakan kejadian ini dan tentu saja dapat merugikan Partai PKS secara luas dan berdampak kurangnya minat non kader mencalonkan diri di PKS lagi. 

Sampai dengan berita ini di turunkan belum ada bantahan dari DPD PKS Muara Enim maupun Sumsel terkait isu tersebut. 

Dedi Arianto ketua DPRD Muara Enim juga belum mendapatkan laporan. 

Sementara itu PKS pernah memecat Anggota DPRD Jawa Tengah karena menikah sirih. 

Terakhir dari informasi yang di dapat, terkait kejadian tersebut telah sampai di Dewan Pimpinan Pusat dan disposisi Presiden PKS pemimpin partai berkalimat Adil. 
Share:

Arsip Blog

INDONESIA

BERITA INDONESIA

BREAKING NEWS