Muara Enim.
InformasiPers. My. Id.
Gempar segemparnya, heboh di jagad raya, SY kader Partai PKS menikah sirih dari bibit perselingkuhan, pernikahanpun di lakukan secara tergesa gesa setelah SY di lantik menjadi pejabat publik Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim.
Setahun berlalu Bom Waktupun meledak kesucian PKS sebagai partai dakwahpun seolah ternodai, publik mengetahui kejadian tersebut meskipun di simpan rapat rapat.
Dari keluhan istri sah SY yang sering curhat tentang kondisi kehidupannya ke sesama perempuan kader PKS akhirnya kabar tersebut menyebar luas dari mulut ke mulut tak terbendung hingga terjadi pemberitaan.
Nyinyir nyinyir netizen terus bergulir mempertanyakan sikap PKS " Sebetulnya PKS harus mengambil sikap apapun bentuknya, PKS semua orang tahu idiologinya agama, jangan diam ada kader yang mencoreng nama baik partai " Ujar salah satu netizen menyarankan.
Partai yang di anggap selama ini berideologi agama di anggap tidak membela kaum perempuan, padahal istri SY terlepas dari pada seorang istri di kabarkan juga seorang kader inti PKS Muara Enim.
Pergolakanpun terus membara sampai ke tingkat pusat, Laporan terhadap SY dan Sentimental oknum pimpinan PKSpun di gulirkan, Benar saja rekomendasi Presiden PKS DR Al Muzammil Yusuf MSi terkait hal tersebut turun ke Dewan Syari'ah DPP PKS untuk segera menindak lanjuti.
Dengan terjadinya huru hara isu perselingkuhan tersebut yang mengakibatkan nama baik partai PKS secara nasional seolah ternodai seharusnya oknum oknum pengurus daerah melepas ego sentimennya, melakukan tindakan percepatan pemecatan SY meski PKS harus berat menerima kenyataannya, karena siapapun mereka kader sekalipun bukanlah malaikat yang tidak pernah melakukan kesalahan.





