INFORMASIPERS,. MY. ID
Anggota Dewan Kabupaten Muara Enim dari Partai PKS inisial SY di terpa isu Perselingkuhan dengan
Istri Orang inisial KR, Seorang Istri
Kuat dugaan salah satu pegawai
Taman Rekreasi Ancol.
Menurut salah satu sumber,
SY menjalin hubungan dengan KR
Sudah sejak lama, bahkan KR sudah pernah datang ke Rumah SY
dan bertemu Istri SY di Muara Enim, tetapi istri SY saat itu tidak sadar,
Jika di antara SY dan KR ada hubungan tidak biasa.
"Ya Informasinya seperti itu pernah
datang dari Jakarta, jika ingin
Memastikan silahkan datangi
Kediamannya dan temui Istri sahnya SY, ibu Ttn." Ujarnya"
Menurutnya kembalinya Prilaku
lain SY terlihat dari sebelum di
Lantik menjadi Anggota Dewan.
Yang kedua kalinya, sekitar satu
Tahun terakhir. SY sering berpergian ke Jakarta baik melalui
Jalur Udara maupun Darat, dan berdasarkan Informasi mungkin
Untuk menutupi Kos besar bersama
KR. SY juga terlibat Pengembalian
Uang Negara Ratusan Juta lewat
Temuan BPK. dan Kasus tersebut
Pernah di selidiki Kejaksaan Negri
Muara Enim. Sampai saat ini belum ada kejelasan, apakah SY yang merupakan salah satu Anggota
Badan Anggaran terlibat.
"Jika Publik Penasaran atau tidak
Menjurus ke Fitnah, sebenarnya
dapat menanyakan ke Sekretariat
DPRD Muara Enim terkait Pemeriksaan tersebut, dan mungkin
Juga pernah terjadi Dugaan -dugaan SPJ Fikri atau SPJ lain arah
SY dalam mendukung aksinya
Menemui KR di Jakarta"
Tambahnya.
Menurut sumber tersebut kembali,
Saat ini KR dan SY menyewa Rumah di salah satu Perumahan
di Jakarta, KR telah di berikan
Sebuah Mobil, dan saat ini membuka Kantin di salah satu
Instansi besar Negara.
"Informasi tersebut dapat saya
Pertanggung Jawabkan"
Tambahnya.
Seperti di beritakan sebelumnya
Mencuat isu Perselingkuhan
Suami Orang dan Istri Orang menikah, tanpa sepengetahuan
Pasangan masing - masing.
Parahnya, kembalinya SY adalah
Publik pigur dan seorang Anggota
Dewan dari partai Dakwah PKS.
Entah ,"mungkin saja di tutupi - tutupi oleh pengurus Daerah, sehingga Berita yang sedang mencuat tidak sampai
Informasinya ke PKS Pusat. Karena
Sampai saat ini belum ada sanksi
ataupun konfrensi Pers terkait isu
tersebut dari PKS Pusat.
Hingga berita ini di turunkan PKS Muara Enim maupun Sumsel,
belum memberikan keterangan,
Sementara itu ketua DPRD Muara Enim di konfirmasi menyampaikan
belum menerima laporan"
Maaf belum sampai ke saya
Laporannya" Ujarnya.





